Penutupan Femme dan CBWF, Ghea Pangabean Peragakan Busana Bertema Anging Mamiri

  • Whatsapp

Penutupan Femme dan CBWF, Ghea Pangabean Peragakan Busana Bertema Anging Mamiri

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Indonesia terkenal dengan Warisan Budaya dam Tekstilnya yang kaya, yang  dipengaruhi dari berbagai budaya dari beberapa negara dibelahan dunia seperti dari Cina, India, dan Eropa.

Bacaan Lainnya

Sejak awal karirnya di tahun 1980-an, Ghea telah mendesain koleksinya terinspirasi dari berbagai kekayaan warisan budaya dan tekstil Indonesia, dan menerjemahkannya kedalam mode nan modern yang dapat dikenakan menurut perkembangan trend masa kini.

Konsep rancangan busananya selalu menerjemahkan dan menciptakan kembali Warisan Budaya yang terinspirasi
dari tekstil antik, pakaian adat, dan perhiasan yang indah abadi.

Selain keindahan busana adat Makasar, untuk peragaan busana kali ini Ghea juga terinspirasi Pulau Sumatra,  yang di masa lalu disebut sebagai “SWARNADWIPA” atau “PULAU EMAS” karena kekayaan harta emasnya, terutama warisan kekayaan tekstilnya yang indah.

Baju Bodo dipadankan dengan cetakan emas dari Sumatra yang semarak dan luar biasa seperti “Tenun Songket”  yang juga dikenal sebagai Ratu tekstil tenun tangan, dan Pelangi Tie dan Dye yang terkenal dari Palembang dan sulaman kaya tekstil Sumatra.

Selain Baju Bodo rancangan koleksi untuk show “Anging Mamiri” juga terdiri dari Kebaya, Coat & Tunic dipadu  padankan dengan bordiran gold yang indah serta hiasan, diatas busana berwarna ungu tua, oranye, pink, hitam  dan merah marun.

Koleksinya juga memberikan Gaya elegan modis yang kaya akan warna serta motif dengan teknik Print emas  khusus yang indah yang merupakan Hiasan Prada pada kain organza sutera, chififon sutra, satin dan beludru  serta sulam.

Dengan menjaga Identitas Budaya Indonesia-nya, Ghea menggabungkan Koleksi yang penuh dengan Warisan
Indonesia yang indah dengan desain yang modern saat ini. Koleksi Ghea telah ditampilkan dibanyak negara  didunia diberbagai acara Mode.

“Kami sadar bahwa untuk menciptakan pangsa pasar tidak begitu mudah. Oleh sebab itu, kami selalu mencoba  memperbarui koleksi rancangannya dengan Tren Internasional terbaru, dan akan selalu menjadi Gairah baginya  untuk Menerjemahkan Kekayaan Warisan Budaya Indonesia kedalam Mode masa kini,” kata Ghea

Bagi Ghea tidak ada yang lebih memuaskan daripada menciptakan Koleksi dengan keindahan Warisan Budaya,  Tekstil yang kaya.

“Dengan demikian, kami dapat menceritakan kisah budaya yang abadi dibelakang rancangannya untuk  diperkenalkan kepada Dunia. Khususnya para pengunjung dipenutupan Femme dan CBWF 2019 ini,” kuncinya. (Mimi)

Pos terkait