ANEKA

LIPI dan Pemda Gelar FGD Pengentasan Kemiskinan di Wilayah Pesisir

SELAYAR,UPEKS.co.id—Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kerjasama Pemkab Selayar gelar Fokus  Group Discussion ( FGD) terkait peningkatan nilai tambah ekonomi nelayan, implementasi modal pengentasan  kemiskinan di Wilayah Pesisir di Warkop Klasik,Kamis (11/4/2019).

Empat hal dibahas, formalisasi pengelolaan pesisir dalam bentuk perdes, pengelolaan sampah rumah tangga dan  pesisir, peningkatan kualitas penangkapan ikan (optimalisasi alat tangkap) dan pemasaran ikan berkelanjutan.

Hadir Kadis Kelautan dan Perikanan Selayar Ir. Makkawaru, Koordinator Wilayah Selayar Untuk Penelitian Prioritas
Nasional kesejahteraaan nelayan Nasional LIPI(Ali Yansyah) peneliti pertama pusat penelitan ekonomi LIPI (  Kanetasya) Pemerhati perikanan (Rakhmat Zaenal)PEH Balai TN Taka Bonerate (Asri) Masyarakat pemerhati  (Muh Ibrahim M) serta pengelolah kampung penyu Selayar (Datu)dan undangan lainnya.

Hosting Unlimited Indonesia

Hasil FGD, masih ada keraguan soal peraturan desa mengenai peraturan pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.

Ke depan harus ada kebijakan yang memayungi kearifan lokal, Sertifikasi cagar biosfer dari UNESCO, anggapan  konservasi dapat menghalangi anggaran pembangunan pemasaran. Konservasi harus berjalan untuk  pemanfaatan masyarakat.

Selanjutnya, cara pandang sampah adalah masalah harus diubah menjadi sampah menjadi bahan baku. Teknologi  pengolahan sampah dibutuhkan untuk memotong biaya dan perlu diinisiasi gagasan nasional pengelolaan  sampah. Namanya apa “Nelayan Peduli Sampah”.

Keputusan lain, gagasan peraturan bupati agar kapal penumpang dan nelayan untuk menyediakan tempat  sampah. Bisa atau tidak? perlu diatur bersama Dinas Perhubungan. (Sya).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top