Kadis Kelautan Selayar Paparkan Kinerja 2016-2018

  • Whatsapp

Kadis Kelautan Selayar Paparkan Kinerja 2016-2018

SELAYAR,UPEKS.co.id—Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kepulauan Selayar Ir. Makkawaru memaparkan capaian kinerja  penyelenggaraan Pemkab Kabupaten Kepulauan Selayar 2016-2018, khususnya yang melengket pada Dinas Kelautan dan Perikanan.

Bacaan Lainnya

Program yang telah dijalankan itu menyangkut program gratis dan program strategis Kabupaten Kepulauan Selayar, kata Makkawaru saat jumpa pers Kinerja
terkait sektor pertanian dan ketahanan pangan, sektor lingkungan hidup dan kehutanan, serta sektor kelautan dan perikanan, di Bamboo Coffee Lingkungan
Balang Sembo Kelurahan Putabangun, Jumat (5/4/2019).

Jumpa pers yang dipandu oleh Kabag. Humas dan Protokol Sitti Rahmania, S.H., dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H.,
Kepala Bappelitbangda Drs. Basok Lewa, serta sejumlah wartawan media cetak dan elektronik.

Turut hadir, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Ismail serta Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Muh. Asdar, SKM., M. Kes.

“Pada program gratis yang melekat pada DKP secara garis besarnya ada dua kegiatan yang kami jalankan, program gratis yang dibiayai APBD Kabupaten
Selayar, dan program gratis yang dibiayai APBN yang difasilitasi melalui Dinas KP,” kata Ir. Makkawaru.

Makkawaru mengatakan program gratis yang dibiayai oleh APBD meliputi pengadaan alat penangkapan ikan, pengadaan alat bantu penangkapan ikan, serta
pengadaan sarana dan prasarana perikanan budi daya.

“Pada tiga program gratis yang dibiayai oleh APBD ini, sampai dengan Tahun 2018 terlayani sebanyak 1.119 kelompok nelayan dan kelompok pembudidaya
ikan,” jelasnya.

Dari program gratis tersebut Kadis Kelautan dan Perikanan mengharapkan tercapai target-target capaian yang ada di RPJMD ataupun yang tertuang dalam
Renstra Dinas Kelautan dan Perikanan.

Sedangkan program gratis yang dibiayai APBN yang difasilitasi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar berupa fasilitasi
mendapatkan bantuan nelayan dari pemerintah pusat.

Pada program ini lanjut Makkawaru, meliputi kartu asuransi nelayan, klaim asuransi nelayan oleh ahli  waris, konverter kit gas untuk nelayan kecil, serta sertifikat hak atas tanah (sehat) nelayan. Pada program gratis APBN kata Makkawaru, hingga  2018 sebanyak 8.310 orang yang difasilitasi mendapatkan bantuan nelayan dari pemerintah pusat.

“33 orang diantaranya telah menerima klaim asuransi nelayan oleh ahli waris sebesar Rp. 2.540.869.000., dan 81 orang telah menerima sertifikat hak atas tanah
(sehat) nelayan sebanyak 81 persil,” paparnya.

Ditambahkannya, capaian dari program gratis tersebut apabila dikaitkan target RPJMD, capaian produksi perikanan tangkap pada Tahun 2018 sebanyak
21.592,50 ton atau sebanyak 68,96 persen dari target produksi pada tahun yang sama yaitu sebanyak 31.312,07 ton.

Khusus capaian produksi perikanan budi  daya pada Tahun 2018 sebanyak 493,02 ton atau sebanyak 56,02 persen dari target produksi pada tahun yang sama yaitu sebanyak 879,57 ton.

Sementara capaian produksi hasil olahan perikanan pada Tahun 2018 sebanyak 132,00 ton atau sebanyak 104,76 persen dari target produksi pada tahun yang
sama yaitu sebanyak 126,00 ton.

Meski capaian Tahun 2018 belum keluar, namun capaian PDRB pada Tahun 2017 BPS telah merilis bahwa capaian sub sektor perikanan sebanyak Rp.
1.494.148.700.000., atau sebanyak 138,23 persen dari target PDRB pada tahun yang sama yaitu sebanyak 1.080.920.600.000.

Terkait program strategis pemkab Selayar melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, terbangunnya Kawasan Industri Perikanan Terpadu (KIPT). Progresnya 2017
dilaksanakan studi kelayakan.

Hasilnya menunjukkan Hongkoang Desa Lowa Kecamatan Bontosikuyu layak dijadikan lokasi pembangunan KIPT.

Selanjutnya 2018 penyusunan Masterplan KIPT dan 2019 akan dilaksanakan kajian perencanaan bisnis KIPT dan temu investasi di Jakarta melibatkan
kementerian terkait dan beberapa pengusaha perikanan, kata Makkawaru. (hms/im).

Pos terkait