ANEKA

Hotel di Sulsel Harus Taat Barang Kena Cukai

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel bersama Direktorat Jendral Bea Cukai  (DJBC) Sulsel menggelar sosialisasi terkait Cukai Minuman Beralkohol di Claro Hotel Makassar.

Dengan mengusung tema Sinergitas BPD PHRI Sulsel dan Kanwil Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Sulsel dalam mendukung investasi dan geliat
pariwisata Sulsel.

Dalam kegiatan ini, bertujuan untuk mensosialisasikan tugas pokok DJBC yaitu membina berkaitan dengan barang kena cukai. Barang kena cukai yang  ditetapkan saat ini berdasarkan Undang -Undang Cukai No 39 Tahun 2007 Rokok, Minuman mengandung Alkohol.

KaKanwil DJBC Sulsel, Padmoyo Tri Wikanto mengatakan, forum PHRI dimana asosiasi hotel yang sering berkaitan langsung terhadap minuman import.

Hosting Unlimited Indonesia

“Maka kami memberikan pemahaman kepada pengusaha hotel dan restoran yang menjual minuman beralkohol, agar melakukan usahanya sesuai dengan  ketentuan yang berlaku,”ujarnya.

“Apalagi sekarang sudah ada aturan baru tentang perizinan diantaranya Online Single Submission,”tambahnya. Dikatakan, pemerintah saat ini membuat  terobosan simplifikasi agar pengusaha lebih mudah untuk berusaha. Tapi disamping itu pengusaha harus taat ketentuan.

“Kegiatan ini juga menjadi refreshment untuk setiap pengusaha perhotelan dan restoran di Makassar yang saat ini sudah kooperatif secara baik kepada  kami,”pungkasnya.

Sementara Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga berharap seluruh pengusaha hotel untuk tetap mengikuti aturan yang berlaku karena legal itu mudah.

“Sehingga negara untung dan pengusaha pun untung. Pertemuan ini membangun silaturahim serta komunikasi yang terbuka, setiap ada permasalahan juga bisa  cepat dikoordinasikan langsung ke DJBC Sulsel,”tuturnya. (Mit)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top