ANEKA

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKK Rp450 Juta ke Ahli Waris Karyawan PT Vale

 


SANTUNAN. Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palopo, Syafril menyerahkan santunan Herlina S Pateu, ahli
waris dari Laurensius Laba yang meninggal karena kecelakaan kerja, di Kantor PT. Vale Indonesia, Sorowako, Selasa (9/04/19). Ist.

PALOPO, UPEKS.co.id–Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Palopo serahkan santunan manfaat program jaminan  sosial ketenagakerjaan sebesar Rp 460.547.170,- kepada ahli waris dari Laurensius Laba yang meninggal karena kecelakaan kerja.

Penyerahan santunan untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) secara simbolis diserahkan Kabid Umum dan SDM selaku Pejabat Pengganti Sementara
(PPS) Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palopo, Syafril kepada Herlina S Pateu (istri almarhum). Penyerahan di Kantor PT. Vale Indonesia,  Sorowako (09/04/19).

Santunan yang diserahkan terdiri dari santunan kematian Akibat Kecelakaan Kerja Rp 344.750.400,- Beasiswa pendidikan Rp 12.000.000,- Santunan berkala  Rp 4.800.000,- Biaya pemakaman Rp 3.000.000,- Jaminan Hari Tua Rp 94.913.210 dan Jaminan Pensiun Rp 1.083.560,- dimana untuk jaminan pensiun akan  kembali diterima setiap bulan sRp 541.780,-.

“BPJS Ketenagakerjaan turut berduka cita atas meninggalnya Laurensius Laba akibat kecelakaan bus karyawan saat pulang dari tempat kerja, semoga santunan  yang diterima istri almarhun dapat meringankan beban hidup bersama anak-anaknya. Seperti diketahui resiko kerja bisa terjadi dimana dan kapan saja, oleh  karena itu perlunya perlindungan,” kata Syafril dalam keterangan resminya kepada Upeks, Selasa (09/04/19).

Hosting Unlimited Indonesia

Kata Syafril, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo masih memantau perkembangan kondisi 24 pekerja yang masih dirawat akibat kecelakaan bus tersebut.

Segala biaya pengobat pekerja ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh. Sehingga tenaga kerja tidak mengeluarkan biaya ketika mengalami risiko  kecelakaan kerja,” ujar Syafril.

Sebagai informasi, Laurensius Laba merupakan salah satu korban bus karyawan PT Vale Indonesia yang terbalik 18 Februari 2019. Rombongan merupakan  karyawan PT. Vale yang baru pulang dari tempat kerja. Manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja, melindungi peserta dari resiko kecelakaan mulai dari  berangkat dari rumah ketempat kerja, beraktivitas di tempat kerja sampai pulang kembali kerumah dengan melalui jalan yang biasa dilalui.

BPJS Ketenagakerjaan memiliki 4 program Jaminan Kecelakaan kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).  JKK memberikan manfaat layanan antara lain biaya transportasi dari lokasi kecelakaan kerja ke rumah sakit, pengobatan di PLKK sampai dengan sembuh,  santunan sementara tidak mampu bekerja, santunan cacat hingga 56 kali gaji terlapor, santunan kematian akibat kecelakaan kerja hingga 48 kali gaji terlapor dan  beasiswa bagi satu orang anak dari peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

Manfaat Jaminan kematian berupa santunan sebesar Rp24 juta serta beasiswa untuk 1 orang anak sebesar Rp12 juta. Manfaat JHT adalah berupa uang tunai yang  besarnya merupakan nilai akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya, yang dibayarkan secara sekaligus.

Manfaat pensiun adalah sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli  waris bagi peserta yang meninggal dunia. (hry).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top