ANEKA

Usai Pembacaan Putusan, Bawaslu Selayar Ajukan Banding

SELAYAR, UPEKS.co.id— Sidang pembacaan putusan kasus tindak pidana Pemilihan Umum (Pemilu), Abd.  Rahman, Kepala Desa Bontosaile, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar telah memasuki  Tahap akhir di Pengadilan Negeri Selayar, Kamis (28/03/19).

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Royke Harold Inkiriwang, S.H. dan Ujang Irfan Hadian, S.H. serta  Muhammad Asnawi Said, S.H. selaku Hakim Anggota dengan Amar Putusan Nomor : 20/Pid.Sus/2019/PN.Slr
menyatakan Rahman terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.

Dia dinilai sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah  satu peserta Pemilu dalam masa kampanye.

Hosting Unlimited Indonesia

Hakim PN Selayar menjatuhkan vonis pada Rahman dengan pidana penjara 1 (satu) bulan dan denda sebesar 2,5  juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu)  bulan.

Ia pun menetapkan pidana penjara tersebut tidak perlu dijalani kecuali jika dikemudian hari ada putusan hakim  yang menentukan lain disebabkan karena terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan  selama 2 (dua) bulan berakhir.

Saat dikonfirmasi, Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar mengatakan putusan tersebut berbeda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya dalam sidang tuntutan, “JPU menuntut 2 (dua) bulan penjara
dan denda sebesar 5 juta rupiah”.

Atas putusan Majelis Hakim tersebut, rapat pembahasan keempat Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Kepulauan Selayar memutuskan untuk mengajukan banding. (sya).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top