ANEKA

Posisi 15 Versi KPK Penerimaan Pajak ,Takalar Berpeluang Raih WTP

TAKALAR,UPEKS.co.id—Pekan panutan pajak, penyerahan surat pemberitahuan pajak tahunan (SPPT), DHKP,
dan Launching pembayaran PBB-P2, serta penyampaian SPT tahunan orang Pribadi tingkat kabupaten Takalar
tahun 2018 berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Rabu (20/3/19).

Hadir Kepala Kanwil DJP Sulsel,Barat, dan Tenggara, Wansepta Nirwanda, S.E., M.M, Ketua DPRD Takalar HM  Jabir Bonto, Sekretaris Daerah H. Arsyad, MM., Kepala Kantor Pertanahan Takalar Agustan SH, Kepala KPP
Pratama Bantaeng Agus Kuncara, Kepala Kantor KP2KP Takalar Zulfikar, pimpinan Bank BRI Cabang Takalar,  Kepala OPD, Camat, serta lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Takalar.

“Pekan panutan pajak ini, upaya optimalisasi peningkatan kontribusi wajib pajak terhadap penerimaan pendapatan,  baik pendapatan negara maupun pendapatan daerah, serta memberikan keteladanan dalam pembayaran dan  penyelesaian pajak,” ujar Kepala Kantor DJP Sulselbar dan Tenggara, Wansepta Nirwanda.

Dikemukakannya, 2018 Takalar berpartisipasi terhadap penerimaan pajak 14% atau sekitar Rp 75,8 miliar dari target penerimaan pajak oleh KPP Bantaeng sekitar Rp 553 Miliar, sehingga ada peningkatan pemasukan Pajak.

“Sedangkan dana bagi hasil dari penerimaan pajak ini yang terbagi dua jenis pajak sebesar 20%, yaitu pajak perorangan dan PPh 21 itu setiap tahun meningkat pada tahun 2016 ada Rp 4,9 Miliar dibagikan kepada Pemda Takalar, 2017 naik menjadi Rp 5,6 Miliar, dan tahun 2018 naik lagi menjadi Rp 8 Miliar, “jelasnya.

Hosting Unlimited Indonesia

Lanjut Nirwanda ,Angka dana bagi hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan NJOP dan kita harapkan semakin tahun semakin meningkat sehingga PAD dari Kabupaten Takalar juga akan meningkat, seiring meningkatnya dana bagi hasil yang diberikan.

“Saya berharap kerjasama ini menjadi sinergi yang baik antara Kanwil DJP Sulselbarteng dengan kabupaten Takalar sehingga kabupaten Takalar dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah di Sulawesi Selatan,”  tandasnya.

Sementara itu, H. Syamsari, S.Pt, MM menyampaikan,seluruh pihak yang hadir berkolaborasi untuk
menyampaikan mengenai pelaporan pajak ini kepada seluruh OPD dan masyarakat.

“Peningkatan pajak di Kabupaten Takalar dibuktikan dengan realisasi pajak tahun 2018 berhasil mencapai target  100 persen.”terangnya.

Banyak cara yang dipikirkan untuk mengoptimalkan pendapatan dari Pajak. Dan ini saya kira terus kita lakukan.  Sumber pendapatan dari pajak itu terbuka untuk kita.

“Kita perlu melakukan langkah-langkah yang baik dan strategis untuk berkontribusi kepada Daerah dan  Pemerintah kita, sebagai wujud partisipasi kita terhadap pajak kita dalam membangun bangsa dan negara,” jelas  H. Syamsari.

Ini juga, lanjut H. Syamsari, sebagai bukti kesungguhan kita memenuhi seruan dari KPK untuk membangun MoU  dengan Dirjen Pajak. Pada tahun 2017 posisi Takalar di KPK urutan ke-23, dan dengan kerja keras kita posisi Takalar naik menjadi posisi ke-15. Kita berharap Takalar meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan SPT Tahunan oleh Bupati Takalar kepada masing-masing camat serta Launching pembayaran PBB-P2 yang dilakukan Bupati sekaligus membayar pajak PBB, diikuti Ketua DPRD  Takalar, Sekda Takalar, dengan total penerimaan pajak per 20 Maret 2019 Takalar mencapai Rp 88.583.000 juta. (Jahar).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top