ANEKA

Pemuda Tawuran di Kompleks Pasar Baru Makale, Polisi Sita Benda Tajam

TANA TORAJA, UPEKS.co.id —Tawuran kelompok antara pemuda dari Lembang Buntu Sisong bergabung Pemuda Lembang Pabuaran Kecamatan Makale Selatan dengan masyarakat Komplek Pasar Baru Makale, Tana  Toraja. Kamis (28/3/2019) sekitar pukul 19.00 Wita.

Kedua kelompok tawuran dipicu kejadian malam sebelumnya, Rabu (27/3/2019) sekitar pukul 23.00 Wita.

Pemuda dari lembang Pabuaran dan Buntu Sisong dikeroyok pemuda Pasar baru Makale. Saat itu tiga terluka memar dan satu korban atas nama AIK (21).

Kjadian berawal saat mereka sedang minum tuak / ballo di sebuah warung ballo dalam Kompleks Pasar Baru  Makale.

Selanjutnya AIK cekcok dengan salah satu pelayan warung Ballo yang memicu datangnya pemuda yang berada  di sekitar warung Ballo dan melakukan pemukulan terhadap tiga Pemuda dari lembang Pabuaran dan Buntu  Sisong.

Hal ini yang memicu korban bersama kelompoknya melakukan aksi balas dendam terhadap pemuda yang ada di  pasar Baru Makale.

Hosting Unlimited Indonesia

Polres Tana Toraja yang menerima laporan dari masyarakat, segera tiba di TKP dan mengamankan masyarakat  yang tawuran. Tin yang datang, dipimpin Pawas, Ipda Damianus Nisa (KBO Sabhara) didampingi Ka SPKT Ipda  Antonius Surya, Kanit Resmob Ipda Iskandar bersama anggota piket.

Pemuda yang diamankan 12 orang dari Lembang Pabuaran dan Buntu Sisong Kecamatan Makale Selatan yang  datang melakukan penyerangan ke Kompleks Pasar Baru, Makale.

KBO Sabhara, Ipda Damianus Nisa yang memimpin personil mengamankan aksi tawuran warga membenarkan  kejadian tersebut dan mengatakan bahwa situasi langsung terkendali.

“Kepolisian mengamankan 12 pelaku tawuran bersama barang bukti lima unit kendaraan, senjata yang digunakan  dalam melakukan penyerangan seperti parang, badik, potongan besi, kayu dan benda lainnya” tambah Ipda  Damianus.

Polres tana Toraja juga masih akan melakukan pengembangan terhadap kasus penganiayaan pada malam  sebelumnya Rabu (27/3/2019) yang mengakibatkan tiga pemuda yang turut serta dalam aksi tawuran menjadi  korbannya.

Humas Polres Tana Toraja mrngrmukkan, Belajar dari kasus ini, masyarakat diharapkan tidak main hakim sendiri.  Jika menemukan atau mengalami kekerasan atau penganiayaan agar melaporkan hal tersebut ke pihak  Kepolisian. (anton).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top