ANEKA

Maksimalkan Pelayanan, Disdukcapil Perekaman “Jemput Bola” Ke Desa

LUTIM,UPEKS.co.id—Guna memaksimalkan serta mempermudah pelayanan masyarakat memperoleh Dokumen  Kependudukan sekaligus untuk menyukseskan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA),
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Luwu Timur melakukan perekaman dengan
sistem “jemput bola” yakni pelayanan langsung ke desa-desa.

Hal ini dilakukan agar warga tidak lagi harus datang jauh-jauh ke kantor Disdukcapil Kabupaten Luwu Timur di  kota Malili untuk mengurus dokumen kependudukannya, mereka cukup melakukan perekaman data diri di kantor  desa masing-masing, disana sudah menunggu petugas Disdukcapil untuk melayani kebutuhan mereka.

Untuk pelayanan hari ini, Jumat (01/03/2019) Disdukcapil membuka pelayanan KTP elektronik dipusatkan di Desa  Buangin, Kecamatan Towuti, dan menurut jadwal pelayanan ini akan berakhir 02 maret 2019 besok karena sudah  dimulai sejak 28 Februari 2019 lalu.

Hosting Unlimited Indonesia

Bekerjasama dengan Kecamatan Towuti serta aparatur desa setempat, Disdukcapil Kab. Luwu Timur membuka  layanan perekaman E-KTP bukan hanya untuk warga Desa Buangin, tapi juga untuk seluruh Desa yang ada di Wilayah Mahalona Raya.

Perekaman di Desa Buangin ini, mulai dari Perekaman dan Pencetakan KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Pengesahan Anak, dan Akta Perkawinan.

Ketua Tim yang juga Kepala Seksi Pendataan Penduduk, Ahmad Alauddin mengatakan, masyarakat Desa Buangin sangat menyambut baik kegiatan yang kami lakukan ini, mereka sangat antusias untuk melakukan  perekaman.

“Program ini juga bertujuan untuk mengakomodir warga transmigran yang baru di UPT Mahalona. Tercatat sudah 40 KK yang baru melakukan perekaman,” ungkap Ahmad Alauddin.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Buangin yang melakukan perekaman KTP elektronik mengaku sangat  terbantu dengan kedatangan petugas Disdukcapil ke desa, karena tak harus lagi datang langsung ke Malili,  apalagi jarak antara desa Buangin dengan Kota Malili cukup jauh.

“Makanya begitu mendengar bakal ada perekaman KTP elektronik di desa, saya langsung berminat, dan  mendaftarkan diri,” ujarnya. (ikp/kominfo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top