ANEKA

Kasdam Tutup Program TMMD Maros

MAROS,UPEKS.co.id— Setelah sebulan penuh, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke -104 akhirnya resmi ditutup, penutupan yang digelar
di Lapangan Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Rabu (27/03) dihadiri langsung oleh Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) 14  Hasanuddin, Brigadir Jenderal TNI Budi Sulistijono.

Saat penutupan, Budi membacakan sambutan serentak dari Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai penanggung jawab TMMD 104.

Dalam sambutan tersebut, Andika mengatakan jika TMMD adalah wujud kepedulian TNI terhadap percepatan pembangunan.

“Ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap percepatan pembangunan di daerah, melalui TMMD ini TNI hadir ditengah masyarakat, meningkatkan semangat
gotong royong, juga menyebarkan energi positif” Ujar Andika melalui Sambutannya yang dibacakan oleh KASDAM hasanuddin Budi Sulistijono.

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para prajurit TNI, Polri, Pemkab Maros dan seluruh masyarakat yang ikut membantu mensukseskan TMMD  104.

“Kami berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu program TMMD ini, Para prajurit TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Maros, dan semua  masyarakat yang ikut terlibat dalam program ini” Tutupnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1422 Maros yang juga bertugas sebagai Dansatgas TMMD 104, Letkol Inf Farid Yudo Dwi Laksono kepada wartawan  mengatakan jika ia bersyukur program TMMD ini bisa selesai tepat waktu.

Hosting Unlimited Indonesia

“Alhamdulillah kegiatan fisik dan Non Fisik selesai 100%, mulai dari perintisan jalan sepanjang 3.550 meter yang menghubungkan dua desa di pegunungan  Tompobulu, pembuatan 7 buah duiker, yang berfungsi sebagai jembatan untuk warga atau kendaraan menyebrangi sungai. Juga melakukan pengerasan jalan  sepanjang 550 meter, membuat 4 unit fasilitas umum mandi cuci kakus atau MCK. Semuanya telah rampung dan sudah bisa digunakan” Paparnya.

Ia menyampaikan jika pengerjaan program TMMD ini penuh dengan suka duka, mulai dari medan yang berat, cuaca ekstrim yang kadang menghambat pekerjaan,  jauhnya material sehingga harus diangkut menggunakan motor pengangkut gabah milik warga, bahkan harus bekerja sampai malam dengan bantuan genset.

“Program TMMD ini Penuh dengan suka duka, teman-teman bisa lihat sendiri medannya yang berat, belum lagi kalau cuaca tidak bersahabat, hujan yang deras  membuat jalan yang baru dirintis menjadi berlumpur, itu menjadi kendala untuk mengantar material, untungnya ada banyak masyarakat yang punya motor  pengangkut gabah, nah kita ajak mereka untuk ikut membantu mengangkut material” Papar Farid.

Terakhir ia menyampaikan terimakasih kepada semua yang terlibat dalam program TMMD ini, “Kita ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah  terlibat mensukseskan kegiatan ini, para prajurit TNI, Polri, Pemkab Maros, Rekan-rekan dari media, dan semua masyarakat yang telah terlibat” Tutupnya.

Hadir dalam penutupan tersebut, Wakil Bupati Maros, A Harmil Mattotorang mengatakan jika Pemkab Maros sangat berterimakasih dengan adanya program  TMMD ini, “Kami mewakili Pemkab Maros dan seluruh masyatakat Maros, khususnya warga Tompobulu berterimakasih atas program TMMD ini, dengan  program ini akses antara Desa Bontomanai dan Desa Bonto Matinggi menjadi lebih dekat, bahkan mengurangi jarak tempuh hingga 20 Km, Insyaallah Pemkab  akan melanjutkan program ini, karena sudah ada dasar” Singkatnya. (Alf).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top