ANEKA

Galeri Investasi BEI Bakal Masuk Pasar Tradisional di Makassar

 


GALERI INVESTASI. Pasar Cikuburuk, Tasikmalaya telah memiliki galeri investasi sejak tahun lalu. Tahun ini, BEI
rencananya akan melanjutkan langkah tersebut di Kota Makassar. (hry).

MAKASSAR, UPEKS.co.id—Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menempatkan galeri investasi di pasar tradisional di Makassar.

Langkah ini untuk mengoptimalkan potensi sekaligus mendorong inklusi pasar modal untuk seluruh
segmen.

Secara khusus kegiatan ini diwujudkan bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulampua,  Perusahaan Daerah Pasar Kota Makassar dan perbankan. Tujuannya membuka akses keuangan dan pasar
modal bagi para pedagang di pasar tradisional.

Kepala BEI Perwakilan Makassar, Fahmin Amirullah menjelaskan, dalam kegiatan bersama tersebut pihaknya menawarkan galeri investasi di pasar. Mengingat pasar sebagai tempat dengan mobilitas masyarakat yang sangat  tinggi merupakan potensi yang bisa digarap.

“Kita tawarkan pendirian galeri investasi, semoga bisa bersinergi. Pasar tradisional maupun modern potensinya cukup besar kami lihat. Baik dari sisi pedagang maupun pengunjung pasar,” kata Fahmin kepada Upeks, kemarin.

Lewat galeri investasi, BEI mencoba melakukan mendekatan secara lebih edukatif. Harapannya, lewat pasar  stigma eksklusive pasar modal bisa dibantahkan. Pasar modal untuk semua kalangan, ujarnya.

Sebenarnya, galeri investasi di pasar bukan hal baru. Tahun lalu, sudah dimulai di pasar Cikuburuk, Tasikmalaya.

Hosting Unlimited Indonesia

“Tahun kemarin sebenarnya kami sudah inisiasi juga dengan OJK, tetapi baru ada kesempatan bisa diskusi  dengan PD pasar sekarang,” tuturnya.

Galeri investasi menjadi sarana edukasi pasar modal yang masif. Tempat untuk menanyakan berbagai hal tentang  pasar modal, perkembangan terbaru hingga lebih mengerucut terkait cara menjadi pemilik saham pada  perusahaan yang melantai di pasar modal.

Di wilayah cakupan BEI Perwakilan Makassar sudah ada 13 galeri investasi. Kebanyakan di kampus. Masing-  masing di STIEM Nitro Makassar, UMI, Stie Nobel, Unversitas Muhammadiyah Makassar, STIEM Vongaya, STIE  Amkop, UNM, IAIN Palopo, Universitas Atmajaya, Poltek Negeri Ujung Pandang, Dapen UMI, 1lot coffee tambah  satu lagi di Untad Palu.

Otoritas Jasa keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar dan BEI sepakat memberi kemudahan pedagang pasar  yang ingin mengakses kredit. Termasuk memudahkan untuk mendapat informasi seputar pasar modal.

Kelima instansi duduk bersama membahas percepatan akses kredit yakni OJK Sulampua, Bank Sulselbar, PD  Pasar Makassar Raya, BEI Makassar, dan difasilitasi harian Ujungpandang Ekspres (Upeks).

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulampua, Dani Surya Sinaga  saat memimpin rapat bersama mengatakan, berterima kasih kepada harian Ujungpandang Ekspres (Upeks) yang  telah menjadi fasilitator terkait mendapatkan kredit khusus pedagang pasar.

Menurutnya, salah satu program kerja yang akan dilakukan selama 2019 yakni mempercepat akses kredit  sekaligus meningkatkan literasi keuangan bagi pedagang.

“Potensi bisnis di pasar sangat besar. Makanya, kami menginginkan perbankan juga menyalurkan kreditnya  kepada pedagang pasar baik modern maupun tradisional. Termasuk akses pasar modal agar lebih inklusif,”  ujarnya.(hry).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top