MAKASSAR CITY

Pembangunan Puskesmas Kodingareng Bermasalah, Aktivis Antikorupsi Minta Rekanan Dicekal

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Aktivis antikorupsi mendesak Dinas Kesehatan Kota Makassar tegas dengan memberikan sanksi kepada PT Rimba Raya Utama, karena dinilai tidak profesional dalam dalam melaksanakan pembangunan Puskesmas Kodingareng. 

Diketahui, proyek pembangunan Puskesmas Kodingareng dibangun dengan menelan anggaran sebesar Rp2,84 miliar. Pembangunan puskesmas yang terletak di daerah pulau ini tidak selesai tepat waktu. 

“Rekanan pada proyek Puskesmas ini tidak profesional, harusnya sudah diberikan sanksi administrastif oleh pemerintah. Seperi dilakukan blacklist dan tidak boleh lagi mengikuti tender proyek di Kota Makassar,” terang Direktur Eksekutif Center Information Public (CIP) Zulfiadi Muis.

Diketahui, pembangunan 12 unit Puskesmas di Kota Makassar ditengarai bermasalah. Enam kontrak pengerjaan di addendum oleh Dinas Kesehatan Kota Makasasar, enam unit lainnya pengerjaan belum tuntas hingga akhir masa kontrak 2018. 

Berdasarkan laporan yang diterima Kejati Sulsel, dari 15 proyek pembangunan Puskesmas di Kota Makassar, hanya tiga unit yang selesai. Yakni Puskesmas Rappokalling dengan anggaran Rp2,85 miliar, Puskesmas Tamangngapa senilai Rp4,6 miliar dan Puskesmas Pembantu Pulau Langkai sebesar Rp2,2 miliar. 

Sementara itu, 12 proyek pembangunan Puskesmas lainnya masih bermasalah dan dalam tahap perampungan. Dugaan pelanggaran dan penyelewengan anggaran ditemukan karena 12 proyek bangunan tersebut telah dilaporkan rampung 100 persen, dengan realisasi pencairan anggaran telah lunas. 

Batas akhir perpanjangan pengerjaan 12 proyek pembangunan Puskesmas bermasalah yakni 18 Februari 2019. Dilaporkan, hingga batas akhir pengerjaan proyek ini tak kunjung selesai.

“Perusahaan bermasalah terkait dengan pembangunan Puskesmas di Makassar ini, harusnya sudah diblacklist dan diumumkan ke publik kalau ini adalah perusahaan nakal,” ujar Zulfiadi Muis. (ris)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top