ANEKA

ESDM Pantau Perusahaan Tambang Melalui Aplikasi MOMS


PANTAU. Asisten KTT Perusda BUMD Kolaka Rudin. (Foto: pilips/Upeks).

KOLAKA, UPEKS—Kementrian Energi Sumber Daya Mineral(ESDMN) RI, bakal mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) bagi setiap perusahaan tambang
yang tidak melaporkan kegiatan usahanya setiap hari.

Melalui penggunaan aplikasi yang telah disiapkan oleh Kementrian ESDM yaitu Minerba Online Monitoring System(MOMS) dan E-Penerima Negara Bukan
Pajak (PNBP).

Hal itu diungkapkan Asisten Kepala Teknik Tambang(KTT) Perusda Kolaka, Rudin usai mengikuti pelatihan MOMS dan E-PNBP di Makassar baru-baru ini.

Dikatakannya, penegasan Wakil Kementrian(Wamen) ESDM RI Arcandra Thahar, agar setiap perusahaan melaporkan MOMS dan E-PNBP setiap hari melalui
aplikasi yang telah disiapkan.

Menurut Rudin, dengan adanya aplikasi MOMS dan E-PNBP akatifitas perusahaan dapat dipantau oleh Kementrian ESDM sehingga perusahaan tidak bisa lalai
dari semua kewajiban serta tanggungjawabnya kepada negara.

“Jadi MOMS dan E-PNBP itu perusahaan sudah tidak bisa lalai dari semua kewajiban dan tanggungjawabnya kepada negara. Dalam sepekan saja tak melaporkan  100 persen kegiatan perusahaan akan diancam untuk dicabut IUPnya,”ujar Rudin meniru ucapan Wamen ESDM.

Selain itu kata Rudin, pihak Kementrian ESDM yang mengharuskan perusahaan tambang melaporkan kegiatannya sehari-hari tentunya pihak pemerntah
mengetahui tujuan pengiriman Ore-nya itu kemana dan pembelinya siapa.

“Jadi dengan data itu maka seluruh kegiatan pertambangan termonitor secara nasional,”ujar Rudin.(pil)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top