ANEKA

Polisi Geledah Gudang Produksi Kosmetik Liar, Ditemukan Obat Pelangsing

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Tim Satuan Narkoba Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar, melakukan penggeledahan gudang tempat produksi  kosmetik yang diduga illegal di Jl Toa Daeng Tiga, Selasa (12/3/19).

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengatakan, pihaknya melakukan penggeledahan di lokasi tersebut setelah mendapat informasi  dari masyarakat. Dimana kata Diari, di salah rumah kos terdapat tempat produksi kosmetik ilegal.

“Setelah kita turun ke lokasi di Jl Toa Daeng Tiga, ditemukan di salah satu rumah kos tempat produksi kosmetik illegal sekaligus sebagai gudang, ” kata Diari  saat ditemui di lokasi penggeledahan.

Mantan Kapolsek Ujungpandang ini menjelaskan, penggeledahan dan penyitaan sejumlah kosmetik illegal dilakukan, karena dapat membahayakan orang banyak.  Alhasil, beberapa jenis kosmetik ilegal berhasil diamankan.

“Seperti bedak, minyak rambut dan obat pelangsing. Barang itu sangat berbahaya bagi penggunanya. Kemudian tidak dilengkapi izin edar dari pemerintah yakni  BPOM, ” jelas mantan Kapolsek Panakkukang ini, Selasa (12/3/19).

Diari menuturkan, di lokasi itu berhasil diamankan dua karyawan pemilik kosmetik. Termasuk juga adik kandung pemilik kosmetik itu berinisial Ar.

“Saat ini sejumlah barang bukti kosmetik ilegal dan dua karyawan serta adik pimilik kosmetik itu sementara diamankan di Mapolrestabes Makassar guna proses  penyelidikan, ” tutur Diari.

Terpisah, Ketua RT 5/RW 4, Kecamatan Manggala, Hj Ma’rifa dikonfirmasi mengatakan, pemilik kos tempat kosmetik illegal tersebut diketahui bernama Andi  Fitri warga asal Sengkang.

“Tapi saya tidak tau kalau ada seperti itu (Kosmetik Ilegal). Baru dua bulan katanya di kos itu. Baru saya tahu setelah disampaikan polisi yang melakukan  penggeledahan, ” akunya.

Menurut Ma’rifa, orang yang kos di situ emang sering tertutup pintunya. Hal itu diketahuinya, dari informasi warganya. Dimana kata Ma’rifa, pintu kos tempat  gudang kosmetik itu jarang terbuka.

“Saya juga sangat menyayangkan, harusnya pemilik kos melapor ke saya selaku RT setempat. Kalau sudah begini, harus bilang apa lagi, ” sesalnya.

Informasi yang dihimpun di lokasi, kosmetik ilegal itu bukan hanya diedarkan di Sulsel, melainkan juga di Sulbar. Kosmetik itu ada yang pesan langsung,  adapula diantarkan. (penulis: Jay)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top