SULAWESI SELATAN

ACC Sebut Proyek Irigasi di Lutim Terindikasi Korupsi

Kajati Janji Evaluasi TP4D

LUTIM,UPEKS.co.id— Anti Corruption Committe (ACC) menyebut ada indikasi kuat tindak pidana korupsi pada proyek rehabilitasi pengairan jaringan induk Irigasi Kalaena yang berlokasi di Kabupaten Luwu Timur (Lutim).

Proyek ini diketahui didampingi oleh Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejati Sulsel.

Wakil Direktur ACC Sulawesi, Abdul Kadir mengatakan, TP4D tidak mengawal proyek senilai Rp31 miliar lebih tersebut dengan baik. Karena menurut data, proyek di bawah naungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang itu terdapat kerusakan cukup parah. Selain retak-retak juga ada bagian saluran irigasi sudah jebol. Padahal pengerjaannya baru sebulan dinyatakan rampung.

“Kami menduga kuat pengerjaannya menyalahi bestek. Aroma dugaan korupsi sangat kental,” tutur Kadir. 

Menurut Kadir, seharusnya hal ini tak terjadi, karena sejak awal proyek irigasi ini masuk dalam pengawalan TP4D Kejati Sulsel.

“Kami yakin pengerjaannya tidak diawasi dengan ketat. Kalau dilakukan pengawasan secara melekat, maka tidak mungkin terjadi kerusakan pada proyek tersebut,” jelas Kadir.

ACC mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek irigasi yang dikerjakan oleh PT Herba Sari dan konsultan supervisi PT Bintang Tirta Pratama.

Diketahui, proyek rehabilitasi pengairan jaringan induk irigasi Kalaena yang berlokasi di Lutim menelan anggaran sebesar Rp31 miliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018. 

Kajati Sulsel, Tarmizi, SH yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengatakan, telah memerintahkan TP4D untuk menyampaikan kepada kontraktor pelaksana agar segera memperbaiki saluran irigasi tersebut

“Saya perintahkan kepada TP4D untuk melakukan upaya paksa. kami juga sudah sampaikan kepada BPK dan Kontraktor terkait masa pemeliharaan dan mereka akan memperbaiki selama enam bulan,” Kata Tarmizi, Senin (11/3/2019).

Di sisi lain, Tarmizi juga mengaku akan melakukan evaluasi kepada TP4D agar bekerja lebih baik lagi.

“Tentu dengan kejadian seperti ini saya akan evaluasi TP4D agar lebih greget lagi,” kata Tarmizi. (ris)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top