ANEKA

PT KBN Gandeng 15 Perusahaan Besar untuk Berinvestasi 40 Triliun di Takalar

TAKALAR, UPEKS.co.id——Melalui PT KBN (Kawasan Berikat Nusantara) Persero membangun kerjasama pemkab Takalar khusus bidang pengembangan kawasan Industri Nasional saat ini sedang digenjot, adalah segera realisasikan proyek dengan nilai investasinya 40 triliun.

Sebelumnya, tiga wilayah di Indonesia sudah dilakukan survei lapangan kelayakan lahan untuk pengembangan kawasan industri yakni kabupaten Rembang Jawa Tengah,Kuala Tanjung Sumatra Utara dan Takalar Sulsel.

Bupati Takalar, H Syamsari dihadapan Direktur PT KBN mengatakan, Takalar sebagai bagian dari Metropolitan Maminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar) yang sudah ditandatangani melalui Parpres dan akan terus berkembang.

Sebelumnya itu Pemkab mengajukan Kecamatan Mangarabombang ke PT KBN sebagai lokasi pengembangan kawasan industri, langsung direspon pihak BKN dan streaming meninjau lokasi “Lokasi kawasannya relatif terbuka untuk cocok di jadikan sebagai kawasan Industri.”ujarnya.

Dikatakan Syamsari lokasi dipersiapkan untuk kawan industri dikcamatan Mangarabombang direspon positif oleh pihak PT BKN. Sehingga kita harus lebih agresif untuk persiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan nya.

“Sebab ini sangat berefek positif peningkatan ekonomi masyarakat Takalar,”jelasnya.

Kita berharap Kerjasama ini sustainable (berlanjut) hingga menjadi kenyataan dan sangat membantu masyarakat kami disini.  Pihak PT BKN telah mempercepat upaya untuk merealisasikan ajuan lokasi lahan kawasan industri kami diTakalar dan terus bersama membangun kawasan industri, harap mantan Legislator Sulsel.

Memorandum of Understanding (MoU) yang ditanda tangani oleh pemerintah kabupaten Takalar dalam hal ini Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt, MM, dengan Direktur Utama PT. KBN (Kawasan Berikat Nusantara) Persero H. Sattar Taba di Rumah jabatan Kabupaten

MoU ini sebagai tindak lanjut pembentukan tim Kerja rencana pengembangan Kawasan Industri direncanakan Pada Awal April, Jum’at,(8/3/19)

Direktur Utama, H Sattar Taba mengatakan, PT KBN adalah perusahan Negara lahannya hampir habis,sehingga diharuskan ada pengembangan lahan industri.

“Karena ada beberapa negara yang akan berinvestasi diantaranya cina,Hongkong,Korea, Jepang”jelasnyaKita pilih Takalar karena lahannya sudah ready untuk berinvestasi.

“Ada permintaan 3000 hektar sudah siap berinvestasi kita sudah diundang para investor dan Takalar terpilih dan lahan memenuhi syarat, mengelola bahan baku dan manufaktur dan ekspor keluar.”ujar mantan direktur PT Semen Tonasa itu.

Investor akan berinvestasi,saat ini baru KBN sendiri sehingga,ada 15 perusahaan besar akan membangun bekerja sama dengan PT KBN (Kawasan Berikat Nusantara) Persero salah satunya adalah Tiongkok, Jepang dan Cina.

“Keputusannya April, sebelumnya itu kita sudah lakukan peninjauan lokasi di bulan Januari dan kita mengajukan proposal ke-China kita diundang selama sepekan dan kita tindak lanjuti membentuk tim” terang H Sattar Taba pada upeks.

“Saat ini ada dua Wilayah bersaing untuk menarik attensi para investor yakni Sumut dan Kabupaten Takalar Sulsel “terangnya.

Dikatakan Sattar Taba, kalau lahan di Takalar sudah ready atau siap, selain itu, bisa juga dibangun Newport atau pelabuhan Baru Bertaraf internasional.

”Lokasi tersebut mengarah ke selatan sekaligus berdekatan dengan negara Philippines,Vietnam dan Australia,. Kalau jadi Insyallah investasinya 40 Triliun,” ungkapnya.(Jahar).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top