RAGAM

Polrestabes Periksa Tiga Saksi Dugaan Penyimpangan Bantuan PKH

MAKASSAR, UPEKS.co.id —Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar terus mendalami dan  menyelidiki pasca tertangkapnyaSyahruddin (40), seorang Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di  Kecamatan Tallo.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, pelaku berhasil di OTT karena diduga
adanya penyimpangan program sosial PKH yang dibawah kendali Kementerian Sosial di Kota Makassar, sudah
dilakukan pemeriksaan saksi.

“Kemarin sudah ada tiga diperiksa dari koperasi dan itu masih sebatas saksi semua. Kita juga periksa yang punya  kartu untuk belanja ke tempat itu, ” kata Dwi Ariwibowo, Minggu (10/3/19).

Sebelumnya, mantan Ka SPN Batua ini menyebutkan, pelaku yang terjaring OTT itu diketahui mempunyai tugas  sebagai pedamping sosial PKH di Kecamatan Tallo.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku memegang kartu ATM yang seharunya kartu tersebut dipegang oleh penerima  bantuan, termasuk buku rekeningnya.

“Setiap bulan ada program dari Kemensos untuk dicairkan. Jadi modus pelaku mengumpulkan dan memegang  kartu tersebut, ” kata Dwi.

Pelaku memegang kartu 400 buah. Setelah pelaku mencairkan dan memberikan kepada penerima bantuan,  pelaku memotong tiap kartu sebesar Rp 12 ribu. Hasilnya setiap bulan Rp 4,8 juta.

“Jadi setiap bulan pelaku menerima Rp 4,8 juta dari 400 kartu yang dipegangnya. Sepanjang tahun 2018, pelaku memperoleh Rp 57.600.000, ” ucap Dwi.

Selain itu, ada juga bantuan sosial yang pertriwulan. Dimana pelaku setiap pencairan memotong sebesar Rp 50  ribu dengan jumlah penerima 261 orang. Jumlanya Rp 48.546.000.

Dimana pemotongan tersebut jelas Dwi, dilakukan oleh masing-masing ketua kelompok. Kemudian dibagi dua dengan pendamping. Rencana tindak lanjut yakni melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kasus tersebut. Karena diduga ada pihak lain yang terlibat. (penulis: Jay).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top