RAGAM

Forum Daerah BKM Gowa Gelar Diskusi Publik

GOWA, UPEKS.co.id–Forum Daerah Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kabupaten Gowa menggelar Diskusi Publik bertema “Menciptakan Kesadaran Hukum dalam Kehidupan Bermasyarakat” berlangsung di Kafe Planet Beckham, Jalan Poros Pallangga, Kabupaten Gowa, Jumat (8/2/2019).

Kegiatan yang memberikan pemahaman kepada masyarakat ini menghadirkan narasumber dari perwakilan dari Polres Gowa, Kordinator Kotaku (Korkot), Lembaga Bantuan Hukum, Kalangan Jurnalis yang diwakili oleh Jurnalis Online Indonesia (Join) Sulsel dan dihadiri oleh beberapa pengurus BKM se-Kabupaten Gowa.
Ketua Forum BKM Kabupaten Gowa, M Zakaria Leo mengatakan kalau kegiatan diskusi publik ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait persoalan-persoalan hukum yang dapat bersentuhan dilapangan.
“Makanya kita buatkan diskusi publik agar masyarkat bisa mamiliki pengetahuan seputar hukum. Mudah-mudahan diskusi ini bisa bermanfaat bagi peserta yang hadir,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan dalam diskusi ini, masyarakat dan khususnya anggota BKM di ingatkan untuk  berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan dilapangan yang berkaitan dengan kegiatan-giatan berhubunga  dengan proses hukum.
“Tentunya diskusi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh peserta yang hadir dan ilmu pengetahuan yang didapatkannya ini juga nantinya dapat disampaikan pula kepada kerabat atau keluarganya. Dan yang terpentinga dapat memahami aturan-aturan baik itu dari Kepolisian secara hukum dan dari ketentuan Jurnalistik,” tambahnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Korkot Kotaku wilayah Maros-GowaNurliah Ruma. Ia mengatakan tujuan diskusi ini untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pelaku yang berhubungan dengan pelaksanaan prorgam kotaku.
“Kami harap para relawan atau atau masyarakat dalam menjalankan program kotaku tidak tersangkut masalah hukum,” katanya.
Ia juga sangat mengharapkan agar seluruh kelembagaan pada program kotaku dapat bersinergi di Kabupaten Gowa. Supaya proses pembangunan program Kotaku bisa berjalan dengan lancar dan aman.
Sementara itu Ketua Jurnalis Online Indonesia (Join) Sulsel, Rifai Manangkasi saat memberikan materi mengatakan Wartawan saat melaksanakan tugas dalam menyampaikan informasi harus berimbang dan akurat sehingga berita yang sajikan dapat dipertanggunggjawabkan dan bukan berita Hoax.
“Wartawan itu harus cerdas, mampu memahami tugas dan fungsinya serta SDM nya harus handal. Jangan jadi wartawan abal-abal,” katanya.
Dihadap para peserta Rifai juga mengatakan kalau ada oknum wartawan yang memberitakan berita bohong atau Hoax itu dapat dilaporkan kepihak yang berwajib. “Jika ada delik didalamnya wartawan yang bersangkutan dapat dilapor. tidak ada wartawan yang kebal hukum,” jelasnya pula.
Selain menggelat diskusi, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Deklarasi Anti Hoax dan ujaran kebencian oleh pihak kepolisian, LBH, Pengurus Kotaku, BKM dan masyarakat. (sofyan)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top