EDUKASI BUDAYA

71 Santri Pesantren IMMIM Putra Wisuda Alquran Metode UMMI

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Setelah melalui proses pembelajaran sebanyak tujuh level, akhirnya 71 orang santri Pesantren Modern IMMIM dinyatakan lulus penguasaan teknik aturan membaca Alquran yang benar sesuai kaidah yang tertuang dalam metode UMMI.

Setelah melalui uji publik dari para hadirin, akhirnya Ke-71 santri IMMIM itu diwisuda yang dikemas dalam acara khataman dan imtihan Alquran di aula Pesantren IMMIM Putra, Ahad (17/2).

Hadir Ketua Umum YASDIC IMMIM, Ir HM Ridwan Abdullah,Msc, Ketua YASDIC IMMIM Divisi Kepesantrenan, Ir Nur Fajri Fadeli Luran, para pembina/guru dan para orang tua santri yang anaknya dinyatakan lulus metode Ummi.

Saat uji publik kemarin, ke-71 santri itu diuji kemampuannya membaca alquran dengan benar.

Dipandu ustadz Kamaruddin dari UMMI Foundation, para hadirin dipersilahkan memilih ayat tertentu, lalu tamu undangan minta santri membaca sesuai aturan tajwid dan ketentuan lain yang dipelajari dalam metode UMMI.

Selanjutnya santri diminta menjelaskan, berbagai aturan bacaan, termasuk mengapa ada ayat dibaca panjang,pendek,berkenti sejenak, mendengung dll.

Ketua Umum YASDIC IMMIM, Ir HM Ridwan Abdullah menandaskan,kekuatan pesantren IMMIM itu ditopang motto Berakhlak Mulia (heart/hati), Berwawasan Luas (Head/kepala) dan Berbadan sehat (hand/tangan). Selanjutnya dasar pilar bahagia, badan sehat, kuat iman,pikiran cerdas serta berbudi baik.

”Melalui kemampuan baca alquran yang tepat dan pemahaman yang benar, secara perlahan, anak santri dalam dirinya akan terwujud jiwa qurani dan kebahagiaan moral (moral happines) sebagai santr IMMIMi,” tandas Ridwan Abdullah.

Sebelumnya Wadir Pesantren IMMIM Putra, Ustadz Hamzah melaporkan, suksesnya proses pembelajaran metode UMMI di IMMIM yang diakhiri uji publik dan wisuda terhadap 71 santri, berkat tingginya perhatian dari YASDIC IMMIM. Setiap ada kebutuhan terkait proses pendidikan terutama pelaksanaaan metode UMMI selalu direspon positif.

Sementara itu, pihak UMMI Foundation diwakili Ustadz Kamaruddin mengemukakan, metode UMMI ini sudah digunakan diberbagai lembaga pendidikan SD dan SMP Islam. Namun khusus pesantren, barulah pesantren IMMIM yang menerapkan dan mewisuda santrinya untuk gelombang kedua.

”Semoga Pesantren IMMIM jadi percontohan (pilot project). Itulah sebabnya UMMI Foundation akan terus aktif melakukan evaluasi terjadap upaya perbaikan dan penyempurnaan metode UMMI ini,” tandas Kamaruddin yang didampingi Ustadz Hamzah Hasyim selaku Penanggung Jawab penerapan metode UMMI di Pesantren IMMIM Putra. (arf).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top