ANEKA

Vonis Bebas Bandar Narkoba Kijang, Sesuai Dakwaan JPU

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Vonis bebas bandar narkoba 3,5 Kg, Syamsul Rijal alias Rijal alias Kijang bin Abdul  Hamid yang dilakukan oleh majelis hakim, pihak Pengadilan Negeri Makassar akui sudah sesuai dakwaan Jaksa  Penuntut Umum (JPU).

Humas Pengadilan Negeri Makassar, Bambang Nurcahyono mengatakan, vonis bebas terdakwa karena dakwaan  JPU tidak terbukti dan meyakinkan sesuai ketentuan hukum.

Dimana kata Bambang, pembuktian minimum dua alat bukti sebagaimana diatur pasal 183 KUHP itu tidak terpenuhi. Sehingga dakwaan yang didakwakan adalah dakwaan alternatif sesuai pasal 114, pasal 112 dan 131  UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ketua Majelis Halim hanya menerima pelimpahan berkas perkara P-21 dari kejaksaan artinya sudah lengkap. Kami memeriksa dari dakwaannya yakni pasal 114, 112 dan pasal 131 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, ”  kata Bambang, Rabu (13/2/19).

Bambang menyebut, dakwaan itu alternatif dan tidak ada perubahan apapun. Seperti itulah sesuai dakwaan yang  ada. Hakim sebut Banbang, tidak boleh melebihi dari dakwaan.

“Perkara itu saat ini masih berjalan, karena JPU ajukan kasasi. Hakim tidak bisa menilai suatu perkara yang masih  berjalan, ” sebutnya.

Kasus ini lanjut Bambang, diputus pada 8 Januari 2019. Kemudian jaksa ajukan kasasi 21 Januari 2019. Jaksa  pun sudah membuat memori kasasi untuk diajukan dan itu 1 Februari 2019. Tinggal menunggu kontra memori dari  penasehat hukum atau terdakwanya.

“Kalau semua sudah lengkap kemudian dikirim dari Pengadilan Negeri Makassar ke Mahkamah Agung. Jadi  bukan banding tapi kasasi karena putusannya bebas murni, ” lanjutnya.

Menurut Bambang, beberapa saksi yang dihadirkan dipersidangan yakni Dicky Sugino SH, Suparman SE, Edy bin  Abd Rahman, Edy Candra. Selain keempat itu, ada juga dihadirkan saksi meringankan dari terdakwa yakni Muh Ikbal dan Irwan.

“Mengenai barang bukti yang dimediakan itu, pada fakta kenyataannya itu sekitar 2,5 Kg. Jadi apa yang diajukan  jaksa itulah yang disidangkan, ” tutupnya.

Terkait barang bukti yang disidangkan itu, berbedah apa yang dijukan kepolisian saat berkas perkasa tersebut dinyatakan lengkap dan telah dinyatakan P-21.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan mengatakan, pelaku merupakan DPO yang  berhasil ditangkap di Sungai Nyamuk, Kalimantan Utara beberapa waktu lalu. DPO terhadap pelaku itu sudah  lama.

Setelah berhasil ditangkap, penyidik kemudian melakukan gelar perkara yang dihadiri oleh Propam dan Paminal.  Hasilnya, kasus tersebut terbukti dan berkasnya berhasil di P-21 oleh penyidik dengan kejaksaan.

“Waktu P-21, barang buktinya 3,5 Kg.  Pasal yang disangkakan pasal 112 dan 114. Pastilah ada rasa kecewa. Apalagi tersangka itu jaringan. Tapi saat ini  masih dilakukan upaya lain oleh jaksa, ” ucap Hermawan, Selasa (12/2/19).(penulis: Jay)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top