ANEKA

UPZ  Enrekang dan KUA Selenggarakan Pelatihan Mengurus Jenazah

ENREKANG, UPEKS.co.id — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Enrekang bekerjasama dengan penyuluh KUA melaksanakan pelatihan tata cara mengurus jenazah sesuai syariat.

Acara tersebut belangsung di Masjid Nurul Amin Batili, Enrekang mulai pukul 09.00 hingga 12.00 dan dihadiri sekitar 40 peserta yang merupakan utusan dari  setiap desa dan kampung yang ada di Kecamatan Enrekang.

Ketua Panitia Penyelenggara, Ustad Yahya H Ahmad menegaskan acara pelatihan penyelenggaran jenazah ini dapat terselenggara atas kerjasama beberapa pihak.

“Pendanaannya dari Baznas Enrekang, peserta dari pengurus Masjid se Kecamatan Enrekang, atau utusan dari kampung, sedangkan pematerinya dari unsur  Pimpinan Daerah Muhammadiyah, yaitu H Lubis,” Kata Yahya.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Enrekang, Lamir Dacing. Ia menekankan pentingnya mempelajari praktik penyelenggaraan jenazah.

“Seharusnya kalau orang tua meninggal yang mengurus jenazahnya adalah anaknya, bukan pegawai Syara’ di Masjid, bukan pula orang luar yang kita bayar,  karena itu kita wajib belajar agar nanti kalau orang dekat kita meninggal biar kita yang mengurus”. Pungkasnya.

Sementara itu Pimpinan Baznas Kabupaten Enrekang, Ilham Kadir saat memberi sambutan menyayangkan tentang kurangnya anggota masyarakat yang paham  tata cara mengurus jenazah dengan benar sesuai sunnah.

“Masih banyak saya temukan praktik-praktik khurafat yang dilakukan oleh sebagian masyarakat kita terkait dengan pengurusan jemazah. Banyak sekali saya lihat  pantangannya yang tidak berdasar,” kata Ketua Infokom MUI Enrekang itu.

Ilham berharap dengan adanya pelatihan ini, Masyarakat semua akan tahu mana yang tidak boleh, mana yang boleh, mana yang wajib, dan mana yang sunnah  untuk dilakukan bagi saudara kita yang telah meninggal.

“Minimal harus tau bahwa kewajiban orang yang hidup terhadap orang yang telah wafat itu ada empat, memandikan, mengafani, mensalati, dan mengubur. Kalau  ini sudah kita tahu ilmunya dan bisa dipraktikkan maka sudah cukup memadai untuk langkah awal,” tutup Pimpinan Baznas Enrekang tersebut.( Sry).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top