RAGAM

Ketua IPPI Enrekang Desak Pemkab Perketat Keluarkan Izin Tambang Galian C

ENREKANG,UPEKS.co.id — Ketua Ikatan Putra Putri Indonesia (IPPI) Kabupaten Enrekang, Andi Riyan Rifaldi minta agar Pemkab Enrekang meninjau kembali ijin tambang galian C yang sudah dikeluarkan. Pertimbangannya, banyaknya tambang galian C beroperasisehingga berdampak pada kerusakan alam.

“Indonesia merupakan negara kaya Sumber Daya Alam (SDA), sehingga menjadi tugas dan kewajiban kita sebagai masyarakat menjaga dan melestarikan SDA, agar dapat tetap menjadi sumber penunjang kelangsungan dan peningkatan kualitas hidup bangsa dan rakyat serta makhluk hidup lainnya,” kata Andi Riyan.

Ditambahkannya, Enrekang khususnya dengan adanya aktivitas usaha penambangan galian C, pemda setempat harus lebih perhatikan dampak langsung ke masyarakat dari aktivitas penambangan galian C tersebut.

Termasuk, makin menurunnya debit air sumur dan banyaknya terjadi abrasi sungai, sehingga banyak tanah atau rumah masyarakat di aliran pinggir sungai yang sudah terkikis. Terjadinya perubahan rona lingkungan (geobiofisik dan kimia), pencemaran badan perairan, tanah dan udara, serta abrasi yang tidak tertanggulangi.

Riyan mengakui penambangan galian C memang kerap dianggap sebagai tambang kecil dan kurang dipandang dibanding tambang golangan A dan B seperti halnya tambang minyak, gas bumi, batubara, emas atau tembaga. Padahal tambang galian C ini hampir terdapat di setiap daerah di seluruh Indonesia, dan sebagian besar daerah yang terdapat tambang galian C ini relatif mengalami kerusakan lingkungan ekologis yang cukup signifikan.

Atas nama Ikatan Putra Putri Indonesia Enrekang mendesak pemkab dalam hal ini Kadis Perizinan segera perkuat izin penambangan tambang galian C dan menghentikan sementara mengeluarkan izin penambangan galian C. Pasalnya, aktivitas usaha tambang galian C juga hanya menyumbangkan sedikit pendapatan (retribusi/PAD) untuk daerah. Retribusi tersebut sangatlah tidak setimpal apabila dibanding dengan tingkat kerusakan lingkungan hidup yang ditimbulkan.

Selain itu, menertibkan seluruh aktivitas penambangan liar yang disinyalir tidak memiliki izin. Riyan berharap Pemkab Enrekang khususnya dinas terkait menutup tambang C yang masuk dalam tambang.

Dia juga meminta agar pemda tidak serta merta mengeluarkan izin, sebelum melakukan peninjauan dan kaji dari berbagai aspek mengenai dampak yang ditimbulkan tambang galian C tersebut. (Sry).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top