ANEKA

Bupati : Aplikasi Siskeudes Harus Wujudkan Tata Kelola Keuangan Desa yang Bersih

LUTIM,UPEKS.co.is—Pemkab Luwu Timur (Lutim) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) gelar Bimbingan Teknis Penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Versi 2.0 dalam rangka Percepatan Penginputan Perencanaan (RPJMDes & RKPDes) dan Penganggaran Desa (APBDes) TA. 2019 Bagi Admin Siskudes Desa se-Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan dibuka Bupati Lutim, HM. Thorig Husler, didampingi Kadis PMD, Halsen, Perwakilan dari BPKP Provinsi Sulsel, Rahmat. Bimtek di Gedung Hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni, Jumat (25/01/2019).

Bupati mengatakan, Pemerintah Desa ke depan diharapkan lebih mandiri dalam mengelola seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki. Seiring dengan begitu besarnya peran yang diterima desa, tentu juga harus disertai dengan tanggung jawab yang besar pula.

Oleh karena itu, Pemerintah Desa harus bisa menerapkan prinsip akuntabel dalam tata kelola Pemerintahannya.

“Melalui aplikasi keuangan desa ini, diharapkan agar pemerintah dapat mewujudkan tata kelola keuangan desa yang bersih, tertib, efektif dan efisien. Selain itu, dengan penerapan aplikasi ini, proses pengawasan dan pemeriksaan pertanggungjawaban keuangan nagari juga lebih mudah diterapkan,” ujar Husler.

Lebih jauh diungkapkan Bupati, dengan digelarnya bimtek aplikasi Siskeudes ini, aparatur Pemerintahan Desa nantinya mendapatkan kemudahan saat melakukan proses pengelolaan keuangan, dapat dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya serta diharapkan dapat terwujudnya pengelolaan keuangan Desa yang transparan, akuntabel dan partisipatif.

“Karena itu kami mengapresiasi dan mendukung kegiatan bimtek implementasi tata kelola keuangan desa berbasis aplikasi Siskeudes ini guna meningkatkan keberhasilan pelaksanaan Undang-Undang Desa,” ungkapnya.

Husler berharap, kedepan dengan diimplementasikannya aplikasi Siskeudes dengan baik, maka tidak ada program maupun rencana serta laporan yang tidak sesuai peraturan yang berlaku, sehingga mengakibatkan pengguna anggaran harus berhadapan dengan hukum di kemudian hari.

“Kepada seluruh peserta kami harapkan dapat mengikuti bimtek dengan tekun dan tentunya akan dapat mengimplementasikan maksud dan tujuan bimtek ini secara konsisten sesuai dengan tuntutan Undang-Undang Desa,” kata dia.

Sebelumnya, kepala Dinas PMD, Halsen dalam laporannya menjelaskan bahwa, bimtek ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengelolaan keuangan desa dengan menggunakan aplikasi Siskeudes kepada Kaur keuangan Desa se-Kabupaten Luwu Timur.

“Diharapkan dari kegiatan bimtek ini adalah terlaksananya tata kelola keuangan desa yang baik dan bersih berbasis aplikasi Siskeudes yang akuntabel,” jelas Halsen.

Kegiatan bimtek ini diikuti perangkat Desa yang berjumlah 124 orang peserta se-Lutim yang terbagi 2 gelombang berlangsung 24 s/d 25 Januari 2019 dan pemateri dari BPKP Provinsi Sulawesi Selatan. (citizen report/hms/ikp/kominfo).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top