EDUKASI BUDAYA

Rektor UMI Lantik Tiga Penerima Amanah 2019-2022

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Rektor UMI, Prof Dr H Basri Modding,SE didampingi Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr H Mansyur Ramly melantik tiga penerima amanah dalam lingkup UMI masa bakti pengabdian 2019-2022, Senin (21/1) di Menara UMI, Lantai IX.

Penerima amanah yang dilantik tersebut, H Farid Yusuf,SH,MH, Kepala Biro Administrasi Umum,Perencanaan dan Keuangan (BAUPK) sebelumnya menjabat
Kabag Pemberitaan Media Humas UMI. Selanjutnya, Hj Asni,SE, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kerjasama (BAAK), mantan KTU Lembaga
Pengabdian Pada Masyarakat (LPMD).

Turut dilantik, Andi Fajar Thahir,SH, Karo Administrasi Kemahasiswaan dan Alumni (BAK) yang sebelumnya menjalankan amanah sebagai Kabag Personalia
Biro Administrasi Umum,Perencanaan dan Keuangan (BAUPK) UMI.

Pelantikan ke tiga penerima amanah tersebut dihadiri, para Wakil Rektor, para dekan dan Kepala Lembaga lingkup UMI.

Rektor menegaskan, bagian akademik merupakan jantung informasi yang harus terkoordinasi dengan fakultas serta unit lainnya dalam lingkup UMI. Peran ”jantung” secara optimal itu wajib dilakukan karena merupakan sebuah kebutuhan. Terutama sekali, menyongsong era Informasi dan Teknologi (IT) di UMI.

”Ketiga Kepala Biro ini memegang peran yang sangat penting. Hasil evaluasi lalu, terutama menjelang pengisian dokumen borang akreditasi, sangat terasa pola penataan dokumen harus lebih ditingkatkan. Langkah tersebut mendasar dilakukan. Tujuannya, agar ke depan UMI mampu pertahankan akreditasi institusi A (unggul) yang proses perolehannya tidaklah mudah. Pertimbangannya, banyak item penilaian yang harus dipenuhi dan ditunjang dokumen administrasi,” tandas Rektor.

Sementara itu Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr H Mansyur Ramly,SE menjelaskan, organisasi yang baik, ditandai dengan adanya kepemimpinan yang mampu mendorong ke arah yang lebih baik di semua level.

”Pihaknya sangat mendukung program penerapan IT di lingkup UMI. Pertimbangannya, atas dukungan program IT, kualitas kerja akan lebih profesional dan diyakini pula akan mampu meminimalisir terjadinya kesalahan manusia (human error),” tandas Mansyur Ramly. (rls).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top