ANEKA

Mencemaskan, DLH Gowa Pangkas dan Tebang Pohon

GOWA, UPEKS.co.id— Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang akhir-akhir ini melanda berbagai daerah termasuk Kabupaten Gowa
memaksa pihak Dinas Lingkungan Hidup Intens lakukan pemangkasan dan penebangan pohon di beberapa ruas jalan.

Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Gowa, Abidzar mengatakan, pemangkasan dan penebangan pohon agenda rutin yang dilakukannya setiap saat, terutama  memasuki musim hujan.

“Selain menjaga estetika kota, pemangkasan dan penebangan ini juga sebagai langkah antisipasi terjadinya pohon tumbang yang dapat membahayakan masyarakat disekitarnya,”kata, Abidzar Senin (21/1/2019).

Dia menjelaskan pemangkasan pohon ini dilakukan pada ratusan titik mulai dari kota Sungguminasa, yakni dari batas Kota Makassar hingga ke kecamatan Bontonompo batas Kabupaten Takalar.

“Jadi pemangkasan pohon itu ada ratusan titik, kalau tahun 2018 lalu itu ada 890 titik dan ada sekitar 840 pohon yang kita pangkas. Sedangkan untuk pohon yang kita tebang tahun lalu itu ada 58 pohon,”ucapnya.

Untuk penebangan pohon, kata Abidzar tidak dilakukan begitu saja, namun harus jeli melihat usia dan kondisi pohon itu sendiri sebelum ditebang. Sebelum memangkas dan menebang pohon itu kita lihat dulu kondisi pohon seperti apa, jika kondisi pohon dapat membahayakan dan usianya sudah tua baru kita tebang.

Pertimbangannya, menebang pohon juga tidak baik, jika masih bermanfaat apa lagi dalam menjaga lingkungan agar tetap sejuk dan nyaman,” tambahnya.

Menurut Abidzar, jenis pohon yang paling banyak dipangkas dan ditebang, pohon Tranbesi yang memang banyak tumbuh di sepanjang jalan.

“Kalau sepanjang di 2019 ini total pohon ditebang 13 pohon, wilayahnya di jalan Wahidin Sudahusodo dan di jalan Malino,” terang Abidzar. (sofyan).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top