MAKASSAR CITY

Angka 15 Nur Maulana untuk Mendiang Istri

BERDUKA. Ustaz Nur Maulana duduk disamping jenazah istrinya, Nur Aliyah Ibnu Hajar di rumah duka, Jalan Satando, Makassar, Minggu, 20 Januari. –NURHADI/FAJAR–

MAKASSAR, Upeks.co.id–Ustaz Nur Maulana berduka. Istrinya, Aliyah Ibnu Hajar, meninggal dunia di RS Bhayangkara, Makassar, kemarin sore.

Ditemui di rumah duka di Jl Satando, Makassar, malam tadi, Nur Maulana berbagi kisah tentang sosok yang sangat dicintainya itu.
Nur Aliyah berkarkater penyabar dan penyayang. Penyakit yang dideritanya selama ini ditutupi rapat-rapat agar keluarga tak khawatir.
Istri saya sangat kuat, solehah, dan sangat cinta keluarga. Selama 15 tahun saya menanti untuk menikah dengannya,” beber Nur Maulana di samping jenazah sang istri.

“Ulang tahunnya 15 Januari lalu, (dia) juga tak meminta apa pun. Hanya ingin bersama keluarga saja,” sambung dai kondang ini.
Selama 10 tahun, Nur Aliyah Ibnu Hajar mendampingi penceramah yang terkenal dengan istilahnya, “jemaah oh jemaah” itu. Hingga akhirnya, sang istri menghadap Sang Khalik pada usia 41 tahun.

Nur Aliyah dinyatakan meninggal pukul 17.30, Minggu, 20 Januari di RS Bayangkara. Ibu empat orang anak ini didiagnosis menderita kanker usus. Selama tujuh tahun dia membawa penyakitnya itu tanpa diketahui pihak keluarga.

“September (2018) dibawa ke RS Ibnu Sina. Divonis kanker usus sudah tujuh tahun. Dokter bilang harus dioperasi, namun almarhumah tidak pernah mau,” jelas Nur Maulana.

Sejak saat itu baru ketahuan. Tak mau operasi, selama ini sang istri begitu kuat menahan sakit yang diidapnya. Nur Aliyah bahkan tak pernah ingin dibawa ke rumah sakit.

Di rumah duka, ratusan kerabat dan keluarga hadir menghaturkan belasungkawa. Nur Maulana terus duduk di sebelah jenazah sang istri. Anak pertamanya, Naura (9) tak hentinya menangis di samping sang ibu.

Nur Maulana terlihat berupaya menenangkan sang anak dan meminta untuk mengikhlaskan kepergian sang ibu. “Anak-anak tanya, ‘ibu kenapa?’ Saya bilang, ‘ibu sudah pergi ke surga’,” ungkapnya.

Kakak Nur Maulana, Hafsah Maulana, mengatakan ia yang pertama membawa Nur Aliyah ke rumah sakit. Kesempatan sembuh untuk operasi tak ingin diambil oleh Nur Aliyah.

“Karena tidak mau, akhirnya kami semua sama-sama umrah dua bulan kemudian di November lalu. Seteleah itu mulailah sering ke rumah sakit,” terangnya. (FIN)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top