ANEKA

Korslet, Pabrik Bosowa Semen ”Terbakar”

MAROS,UPEKS.co.id–– Akibat gangguan arus pendek listrik, pabrik Bosowa Semen ”terbakar”, Kamis  (17/1/2019).

Peristiwa terjadi sekira pukul 09.00 pagi, sesaat setelah jam masuk kantor karyawan.

Arus pendek berasal dari ruang arsip di gedung central control room (CCR) di desa Baruga kecamatan
Bantimurung, Maros.

Api yang terus melalap arsip dan menjalar ke ruangan lain membuat karyawan berhamburan keluar. Karyawan  berlarian keluar ruangan dan menuju ke titik kumpul di ruangan terbuka.

Menurut saksi mata, Irsan Idris (38) ketika ia melintas di ruang arsip melihat asap tebal keluar dari celah ruangan.  Sontak ia mencari pertolongan dan melapor ke bagian keamanan gedung.

Kepanikan pun terjadi di lantai dua, sebab sebagian karyawan terjebak asap yang kian menguasai koridor  ruangan. Akibat dari peristiwa ini satu karyawan mengalami patah tulang, satu orang sesak nafas akibat asap  yang tak berhenti mengepul.

Tim evakuasi menemukan beberapa korban yang masih bertahan di ruangan mereka akibat luka bakar, patah  tulang kaki dan pingsan. Tim evakuasi dengan sigap membawa mereka ke tim First Aid untuk penanganan awal.

Dua unit pemadam kebakaran segera meluncur memadamkan titik api. Kerugian finansial dan dampak lingkungan  belum dapat diperkirakan akibat peristiwa tersebut.

Kejadian diatas merupakan simulasi tanggap darurat kebakaran yang digelar tim Emergency Respons
Preparedness (ERP) PT Semen Bosowa Maros (Bosowa Semen).

Koordinator ERP, Muchtar Basrah mengatakan simulasi kebakaran tersebut rutin digelar Bosowa Semen setiap  dua kali setahun. Dengan harapan dapat meningkatkan, melatih kesiapan tim ERP dan peralatan di lapangan jika  saja peristiwa kebakaran benar terjadi.

“Karena lebih baik mencegah daripada mengobati, maka dari itu kami susun tim dan skenario kebakaran  sematang mungkin sehingga peristiwa hari ini dapat terealisasi. Serta sebagai antisipasi dalam menghadapi  kemungkinan bahaya kebakaran dan menguji keterampilan personil serta kesiapan alat dalam penanggulangan  kondisi darurat,” ujarnya. (Alf)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top