ANEKA

Kepsek Sorot Wartawan Cari-cari Masalah dan Mengancam, Ini Penjelasan Ketua PWI Takalar

TAKALAR,UPEKS.co.id—Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Takalar, Maggarisi Saiyye, dan  Sekretaris Hasdar Sikki, memenuhi undangan pertemuan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) kecamatan  selama tiga hari berturut-turut.

Pertemuan dengan K3S Kecamatan Sanrobone yang dihadiri Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Sanrobone H  Aminuddin Tata, di SD Banyuanyara, Selasa, 15 Januari 2019,.

Selanjutnya, pertemuan dengan K3S Kecamatan Polongbangkeng Utara dihadiri Korwil Dinas Pendidikan  Kecamatan Polut Fahmir, di Kantor UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Polut, Rabu, 16 Januari 2019, serta  pertemuan K3S Kecamatan Mappakasunggu dihadiri Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Mappakasunggu,  Kaharuddin Bella, di Kantor UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Mappakasunggu, Kamis, (17/1 19)

Dalam setiap pertemuan, juga hadir Kepala Dinas Pendidikan Takalar, Darwis menjelaskan tugas Korwil  Kecamatan Dinas Pendidikan dan juga persiapan-persiapan yang harus dilakukan menghadapi Ujian Nasional  (UN) Sekolah Dasar (SD) dan Ujian Nasional SMP.

“Selama tiga hari berturut-turut, kami memenuhi undangan K3S Kecamatan Sanrobone, K3S Polongbangkeng  Utara, dan K3S Kecamatan Mappakasunggu,” ungkap Maggarisi, kepada wartawan di Takalar,

Kehadiran Maggarisi yang dalam setiap kunjungannya selalu didampingi Sekretaris PWI Kabupaten Takalar  Hasdar Sikki, dimanfaatkan para kepala sekolah curahan hatinya (curhat) terkait media dan wartawan.

“Teman-teman kepala sekolah umumnya mengeluhkan banyaknya wartawan yang sering datang ke sekolah, bukan untuk wawancara tentang program, kegiatan, dan berbagai prestasi di sekolah. Ada yang datang  mencari-cari masalah di sekolah, terutama menyangkut Dana BOS, bahkan ada wartawan yang marah-marah  dan juga ada yang mengancam,” pungkasnya.

Setelah mendengarkan curahan hati para kepala sekolah, Ketua PWI Kabupaten Takalar menjelaskan, tugas  wartawan antara lain mencari dan memberikan informasi yang benar dan bermanfaat, serta melakukan kontrol  sosial.

“Kami jelaskan, bahwa wartawan profesional bekerja sesuai Undang-Undang No.40/1999 tentang Pers dan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik. Turut dipaparkan syarat-syarat pendirian media, tentang media yang sehat, dan tentang  tugas-tugas wartawan,” kata Maggarisi,” (Jahar).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top