ANEKA

Jelang Pemilu Dukcapil Identifikasi 542 Warga Lapas Melalui Perekaman

TAKALAR,UPEKS– Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Takalar, melakukan perekaman e- KTP dilaksanakan serentak di semua Lapas seluruh Indonesia. “Ini perintah dari Kemendagri bekerjasama KPU RI dengan Kemenkuham Dan Bawaslu RI.”ujarnya.

Menurut Ayatullah perekaman ini dilakukan untuk memastikan bahwa warga Lapas jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden dan wakil
Presiden (Pilpres) apakah memiliki kartu identitas penduduk (KTP).

Untuk memenuhi hak Konstitusonalnya mereka.”Disdukcapil datang melakukan perekaman “pungkas Ayatullah. Berdasarkan regulasi, hanya warga Takalar bisa kami foto dibuktikan dengan dokumen Kependudukan berupa Kartu Keluarga.

“Kami meminta ke Lapas Takalar agar bisa menyiapkan dokumen kependudukan yang berdomisili di Takalar karena berdasarkan instruksi Kemendagri perekaman ini dilaksanakan sejak tanggal 17 sampai 19 januari 2019″, pinta Ayatullah Rawatib.sapaan Dg Romo, Jumat,(18/1/19).

Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Takalar, Divisi Data Basrinuddin mengatakan pihak KPUD Takalar hanya mendampingi perekaman warga binaan lapas Takalar yang dilakukan Disdukcapil.

” Perekaman ini dilakukan bagi warga binaan yang belum memiliki Dokumen kependudukan untuk kepentingan Pemilu 17 april mendatang.”ungkapanya.

Mereka ini harus membuktikan KTP dan KK yang original. Setelah itu akan dimasukkan sebagai pemilih tambahan atau pemilih khusus, mengingat data penghuni Lapas yang telah diberikan oleh Kalapas sebanyak 543 orang”, jelas Basrinuddin

“Perkemahan ini diawasi oleh pihak Bawaslu Takalar untuk jaga independensi dan keakuratan data pemilih khusus bagi warga Lapas Kelas II Takalar,” ujar Nellyati S.Hum. Lanjut dikatakan setiap warga negara berhak memilih dan dilindungi oleh negara.

Kedepan jika data tidak akurat berpotensi terjadi adanya kerwanan.”kita tidak inginkan ada potensi kerawanan yang terjadi dan dilanggar oleh orang per orang atau penghuni Lapas karena akan berimplikasi pada pidana pemilu” tegas Nellyati.(Jahar).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top