RAGAM

Istri Bupati Apresiasi Komunitas Pemulung Niat Ingin Hidup Sehat

TAKALAR,UPEKS.co.id—Meski bekerja dan hidup di lingkungan kumuh, namun komunitas pemulung yang
berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Balang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan tetap bertekad untuk
memperhatikan pola hidup sehat.

Hal ini dibuktikan dengan tidak ditemukannya wabah penyakit yang menyerang warga pemulung yang tinggal  sekitar area tempat pembuangan.

“Komunitas pemulung dan warga sekitar juga sudah mulai nyaman berada di sekitar TPA, karena TPA Balang  Kab.Takalar telah menerapkan pola pengeloaan sampah dengan sistem sanitary landfill. Dengan demikian,  sampah membusuk tidak lagi terpapar langsung dengan udara yang dapat menyebabkan bau menyengat dan  menjadi sarang lalat.,” jelasnya.

Menurut Irma, sebagai wujud tekad hidup sehat oleh komunitas pemulung yang sekaligus pengolah sampah ini  dibuktikan dengan komitmen bersama.

“Tekad komitmen hidup sehat oleh komunitas pemulung dan pengolah sampah ini, dan berharap masyarakat yang  tinggal dilingkungan yang jauh dari tempat pembuangan dapat menerapkan pola hidup sehat dan bersih dengan  lebih baik,” ujar Dr Irma Andriani.

“Malulah orang yang tinggal jauh dari TPA tetapi tidak mau hidup bersih dibandingkan yang tinggal di TPA. Mereka  yang TPA saja mau dan bisa bertekad hidup sehat, apalagi yang bukan di lingkungan TPA, seharusnya bisa lebih  sehat dan bersih,” tandasnya, Rabu (16/10.

Beliau juga meminta agar komunitas pemulung yangbdisebutnya sebagai pejuang lingkungan berupaya  meningkatkan produk hasil memulungnya untuk diolah menjadi kerajinan tangan yang bermanfaat dan bernilai jual  lebih tinggi. Jadi Reduce, Reuse dan Recycle (3R).

Komitmen hidup sehat oleh komunitas pemulung ini juga sekaligus sebagai salah satu langkah untuk mewujudkan Takalar yang sehat dan bersih.(Jahar)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top