RAGAM

Rayakan HUT ke-40, Nutrifood Ajak Masyarakat Kampanye # Batasi GGL

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Memasuki Ulang Tahun ke-40 yang jatuh pada 2 Februari 2019, Nutrifood berkomitmen terus menginspirasi masyarakat Indonesia jalani hidup sehat dengan kampanye #BatasiGGL (Gula, Garam, Lemak) di 29 titik di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Makassar, Sulsel.

Bertempat di CFD Hassanudin Makassar, puluhan relawan terdiri dari karyawan Nutrifood, mitra berkumpul mengadakan berbagai kegiatan edukatif dan menarik bertajuk #BatasiGGL. Hadir lebih dari 1000 anggota komunitas, mahasiswa, Puskesmas dan masyarakat umum.

Kegiatan ini bagian dari Nutrifood Volunteerism, program yang mewadahi para karyawan Nutrifood dan mitra untuk berkontribusi di bidang sosial dan kerelawanan, salah satunya di bidang kesehatan.

Rangkaian kegiatan #BatasiGGL meliputi: edukasi batasi konsumsi gula, garam dan lemak (GGL) harian; cek dan konsultasi kesehatan gratis – termasuk cek gula darah dan komposisi massa tubuh (Body Mass Index / BMI); serta olahraga bersama. Acara juga dihadiri dan didukung Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, RS Hermina, Starfood, Hari Ujung Pandang Ekpress dan Harian Berita Kota.

Mardi Wu, CEO Nutrifood mengatakan, sejalan misi ‘Inspiring a Nutritious Life’, selama 40 tahun Nutrifood berkomitmen memberi makna dan menginspirasi masyarakat Indonesia hidup sehat. Caranya melalui serangkaian produk berkualitas, Tropicana Slim, NutriSari, HiLo, L-Men, dan W’dank.

Nutrifood juga aktif dan konsisten melakukan berbagai program edukatif, berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis dari seluruh Indonesia, yang meliputi pemerintah, rumah sakit, lembaga non-profit, komunitas, kalangan profesi, serta masyarakat umum, untuk menciptakan dampak yang lebih besar dan berkesinambungan demi Indonesia yang lebih sehat, ujarnya.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, angka kejadian penyakit tidak menular di Indonesia meningkat dari 2013 ke 2018, termasuk diabetes melitus (dari 6,9% menjadi 8,5%), stroke (dari 7% menjadi 10,9%), dan hipertensi (dari 25,8% menjadi 34,1%). (rls).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top