ANEKA

Program Bantuan Ayam Rugikan Peternak, DPRD Konsultasi ke Kementerian

SINJAI, UPEKS.co.id—Pasca menggelar rapat dengar pendapat tindaklanjut penyampaian aspirasi terkait permasalahan bantuan ternak ayam yang dinilai merugikan masyarakat yang dilakukan Komisi II DPRD beberapa waktu lalu. Anggota DPRD berjanji akan menindak lanjuti aspirasi tersebut ke Kementerian.

Hal tersebut diungkapkan Ketua komisi II H. Abd Salam Dg.Bali yang didampingi anggota DPRD lain yakni Ibrahim, Hj. Fitrawati, A. Mappijanci, Mappiare, Nurbaya toppo, Evi Harviani, dan turut dihadiri perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH), Ketua Asosiasi Peternak ayam serta Para Peternak Ayam.

Ketua Komisi II H. Abd Salam Dg. Bali mengungkapkan bahwa Komisi II akan mendatangi Kementerian dan mempertanyakan kejelasan persoalan yang terjadi saat ini di masyarakat.

” Bagaimana bisa Pemerintah membuat program yabg tidak ada MOUnya, tidak ada hitam diatas putih, dan seharusnya ini peternak harus dilatih betul sebelum mengadakan program ini, ” ungkapnya.

Terkait hal tersebut Kepala Bidang Produksi dan Pengolahan Hasil Peternakan DPKH Sinjai, Budiman mengungkapkan bahwa permasalah yang muncul saat ini ketika banyaknya terjadi kematian ayam setelah di vaksin dan ayam yang mati kebanyakan ayam dari jawa. Selain itu juga kurangnya komunikasi yang baik antara pihak Asosiasi dan Peternak ayam.

Sementara Ketua Asosiasi Peternak M. Amar. Nur menjelaskan bahwa dirinya mengaku tidak pernah meminta masyarakat untuk ikut di program ini, semua itu murni masyarakat yang meminta sendiri ikut di kegiatan ini.

Terpisah salah satu perwakilan peternak Nurjannah mengatakan yang jadi permasalahan karena banyaknya ayam peternak yang mati setelah di vaksin dan setiap ayam yang mati tersebut mereka harus membayar senilai 10.000 per ekor ayam yang mati.

” Kalau lebih banyak ayam yang mati dari pada yang hidup berarti kita harus membayar 10.000 per ekornya di kali banyak itu artinya kita tidak mendapat untung malahan kita rugi banyak karena setiap ayam yang sudah di vaksin pasti keesokan harinya ayam tersebut mati dan itu jumlah yang sangat banyak” jelasnya. (egy)

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top