ANEKA

Jembatan Kaca Diminati, Pengunjung Obyek Wisata Buntu Burake Tator 7.000 Orang

TANA TORAJA,UPEKS.co.id—Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Tana Toraja, Rospita Napa SE MM, mengapresiasi atas kunjungan wisatawan saat liburan
Natal dan tahun baru, di Obyek Wisata (OW) Religi Patung Yesus Kristus.

Anjungan yang ramai diperbincangkan, wahana baru Titian kaca atau yang biasa dikenal dengan sebutan jembatan kaca. Wahana, memang baru dibuka untuk
umum, namun sudah membeludak pengunjung.

Sarana paling menonjol diantara semua objek wisata di Kabupaten Tana Toraja, objek wisata Burake. Dari data yang dimiliki Dinas Parawisata, sejak akhir 2018 hingga awal 2019, Burake mencapai 7 ribu pengunjung.

Terkait hal tersebut, Rospita Napa, mengucapkan terima kasih atas adanya kritikan dan masukan yang disampaikan publik melalui medsos.

“Jadi bukan kami biarkan berita itu menjadi liar, tetapi itu menjadi media promosi yang gratis buat kami, karena semakin diperbincangkan semakin meningkatkan jumlah kunjungan. Karena hingga tanggal 7 Januari 2019 (kemarin) pengunjung mencapai angka 7 ribu.

Sekali lagi, terima kasih sudah diperbincangkan menjadi Headline dibeberapa medsos sehingga obyek wisata yang baru dibuka itu menjadi primadona pengunjung dan juga menjadi perbincangan publik diakhir tahun 2018 dan mengawali tahun 2019,” terang Rospita Napa.

Rospita Napa berharap semoga Titian Kaca Burake lebih bersinar lagi sehinggah meningkatkan PAD, dan untuk diketahui publik pengelolaan Obyek Wisata ini adalah sistem terintegrasi.

“Khusus untuk perencanaan itu ditangani oleh Bappeda, Fisik ditangani Dinas PUPR, untuk pengamanan dan keamanan ditangani oleh Satpol PP bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI. Untuk media promosi Dinas Pariwisata, untuk tiket dan pendapatan Bapenda, Kebersihan Dinas PU dalam hal ini KP4,” beber Rospita Napa.

Pemerintah Tana Toraja bersinergi berkolaborasi antar semua OPD untuk pengelolaan obyek wisata. Selama ini media tahunya Dinas Pariwisata dan semuanya dibebankan ke Dispar, padahal Dinas Pariwisata merupakan media promosi Pemerintah daerah (Pemda).

“Kami di Dinas Pariwisata betul-betul murni promosi dan promosi, sementara untuk PAD kami disitu mensupport sehingga ada peningkatan, tapi untuk retribusi diserahkan ke Bapenda,” tutur Rospita Napa.

Menyinggung soal sampah yang berserakan di pelataran Obyek Wisata Patung Yesus Kristus yang viral di Medsos, Rospita Napa, mengatakan, petugas kebersihan di atas ada 12 orang sudah dibagi ruang di atas, pukul enam pagi obyek wisata mulai dibuka dan bisa disaksikan itu bersih tanpa sampah.

“Yang viral di Medsos pasti itu di sore hari karena petugas kebersihan sudah meninggalkan lokasi pukul 16.00 sore, tetapi ada beberapa tempat-tempat sampah di pelataran sekitar Obyek Wisata namun tidak dimanfaatkan oleh pengunjung, karena ada CCTV di situ dan terlihat jelas pengunjung belum sadar akan kebersihan,” tegas Rospita Napa. (anton).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top