ANEKA

Diduga Gelapkan Mobil, Oknum Legislator Dilapor ke Polda

GOWA, UPEKS.co.id — Diduga gelapkan mobil fortuner, anggota DPRD Kabupaten Gowa ”ES” dilapor ke polisi  baru-baru ini.

Modusnya, terlapor memakai nama orang untuk meminjam uang di salah satu pembiayaan bernama ACC dengan  jaminan mobil yang dimilikinya.

Salah satu korban, Tri Risnawati yang beralamat di BTN Kompleks Kodam Katangka, menuturkan dirinya  merupakan salah satu korban dari ”ES”.

Menurutnya, Dia diminta ”ES” memakai namanya untuk meminjam uang di Pembiayaan ACC di Makassar sebesar Rp120 juta pada bulan Mei 2018. Sebagai kompensasinya Tri Risnawati diberikan dana sebesar Rp 4 juta.

Dikatakannya, setelah cair dana tersebut diberikan secara bertahap yaitu tahap pertama sebesar Rp 80 juta.  Sedangkan sisa dananya tersebut ditahan Rp 40 juta sebagai jaminan bahwa nanti diberikan dana tersebut  setelah balik nama bahwa yang membayar cicilan di ACC adalah ”ES”.

“Setelah berjalan angsuran ternyata ES tak pernah membayar angsuran sejak dari pertama dan tidak pernah menunjukkan mobil Fortuner tersebut sampai saat ini. Diduga saat ini mobil tersebut digelapkan dan tidak diketahui keberadaannya”, ungkap Tri Risnawati.

Adapun beban angsuran adalah 24 bulan dimana setiap bulan yang harus dibayarkan sebesar Rp 6,7 juta. Namun dari awal angsuran sampai saat ini ”ES” tidak membayar kewajibannya dari angsuran tersebut.

“Jadi saat ini saya yang didesak oleh ACC untuk membayar angsuran tersebut, meskipun memang dalam kontrak tersebut adalah nama saya. Namun berdasarkan perjanjian yang membayar seharusnya adalah terlapor.

Tri Risnawati menambahkan, kasus tersebut sudah dilaporkan di Polda Sulsel dan kemudian dilimpahkan Polrestabes Makassar dengan terlapor ”ES”.

“Kewajiban terlapor, satu bulan sudah pernah saya bayarkan sebesar Rp 6,7 juta karena saya didesak pihak ACC. Sementara dana yang Rp 40 juta yang diminta ES untuk balik nama juga saya penuhi, namun niat ES bayar angsuran ACC berikutnya tidak pernah dipenuhi”, tutur Tri Risnawati.

Oleh karena itu, saya minta pihak Polrestabes Makassar untuk segera memanggil dan mendesak ES dan menghadirkan unit mobil tersebut.

“Sebenarnya pihak kepolisian sudah beberapa kali mendatangi kantor DPRD Gowa dan rumahnya, namun ES tidak ada ditempat dan tidak diketahui dimana keberadaannya sekarang”, tandasnya.

Sementara itu, ES yang berupaya di konfirmasi Upeks terkait hal tersebut belum berhasil didapatkan
keterangannya. Nomor ponsel dimilikinya dalam keadaan aktif namun tidak pernah diangkatnya. (penulis
berita:Lau),

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top