SULAWESI SELATAN

DPRD Desak Inspektorat Perketat Pemeriksaan 76 Kades


TAKALAR, UPEKS.co.id–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar ,minta kepada pihak inspektorat hasil auditnya jangan ABS (Asal Bapak Senang).

“Inspektorat Takalar harus lebih perketat periksannya,terhadap ke 76 Kades,apalagi anggaran yang diterimanya dari pusat Sangat fantastik, Miliaran rupiah  Bahkan tahun ini anggaran  akan bertambah.”ujar Ketua Komisi I DPRD Ilham Jaya Torada Rabu,(2/1/19).

Sebagai tim auditor dalam pemeriksaan terhadap sejumlah kepada Desa supaya tidak ada toleransi kepada kades yang terbukti melanggar supaya diproses lebih lanjut sesuai dengan prosedur Hukum berlaku.

Anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah akan juga turun memeriksa proyek desa selama ini dikerjakan oleh kepada Desa Semua,”sebab sudah banyak laporan masyakarat, terkait dengan kualitas pekerjaan sudah selesai.”tandasnya.

Menurut. Amran dalam waktu dekat saya akan turun ke lokasi untuk meninjau langsung proyek sudah dikerjakan para kepala Desa.

“Kita mau lihat seperti apa kualitas pekerjaan proyek sudah dilaksanakan,jangan sampai proyek sudah dikerjakan,tidak sesuai dengan apa yang tertulis secara administrasi.”ungkapnya

Lanjut Selain pemeriksan secara administrasi  juga harus memeriksa secara fisik,kita ingin cocokkan anggaran digunakan dengan hasil pekerjaan, jangan sampai sama dengan kades Bontanai terbukti pelanggaran inspektorat tidak bisa berbuat apa apa.

“Kami yakin pasti ada kades penggunaan anggaran tidak sesuai dengan peruntukannya.jangan kita tertipu dengan adminstrasi bagus pelaporannya, sementara fisiknya tidak sesuai”,kata Ketua komisi I DPRD Ilham Jaya Torada.

Karena anggaran Desa Paling gampang dan mudah Ditilep oleh para oknum kades,”disini peran penting inspektorat sebagai tim audit melakukan pemeriksaan terhadap kuasa pengguna anggaran dalam hal ini Kades dan Sekdes.”tegas Legislator Hanura.(Jahar).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top