JA Argo - шаблон joomla Авто

Diterbitkan di Utama

Dikabarkan Bangkrut, Malah Investasi Rp1,1 M Fitur

by on17 Februari 2014 1179 kali

* Puspo Wardoyo, Pemilik RM Wong Solo

 

Sempat dikabarkan bangkrut, Puspo Wardoyo, Pemilik RM Wong Solo, malah muncul dengan kuliner barunya. Membuka sejumlah cabang di tanah air, termasuk di Makassar. Namanya, Mie KQ5.

 

Laporan: Wiwi Amaluddin

 

Dengan modal Rp1,1 Miliar untuk usaha baru tersebut, dengan sendirinya, menepis kabar bangkrut yang menimpa dirinya. Puspo Wardoyo mengatakan, pembukaan cabang Mie KQ5 di Makassar bertujuan untuk memberikan alternatif menu bagi pecinta kuliner. "Masyarakat Makassar dikenal sebagai penggemar menu olahan mie," katanya, kemarin. Tingginya prospek usaha baru itu, membuat Wong Solo Grup telah memiliki ratusan gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

Bahkan ada enam di Malaysia, satu di Singapura, dan akan berkembang ke Brunei, Arab Saudi dan negara-negara lainnya. Pada kesempatan pembukaan warungnya itu, Puspo, menceritakan kisahnya, yang dikenal sebagai pengusaha kondang RM Ayam Bakar Wong Solo, yang sukses dari bawah dengan modal hanya Rp700 Ribu. Rumah Makan yang telah memiliki lebih dari 100 Cabang di Indonesia ini, telah menghasilkan omset miliaran rupiah setiap bulannya.

 

Bagaimana tidak, Puspo, mengaku sejak memulai karir dalam dunia bisnis, dia harus total dan siap menerima segala konsekuensi yang ada. Menurut Puspo warduyo, rugi dalam suatu usaha adalah hal yang wajar. Dan untung yang datang adalah rezeki dari maha pecipta. Berusaha dan memohon adalah kuncinya. Pria Kelahiran 30 November 1967 silam ini, mengatakan, kerugian kerap menghampiri usahanya. Bukan sekali, bahkan telah berkali-kali.

 

Namun, Puspo tetap berpegang teguh pada pendiriannya. "Saya bertekad untuk beralih ke pengusaha. Karena pilihan saya. Jadi, saya harus benar-benar serius jalani profesi ini," kata Puspo kepada Upeks, saat meresmikan Warung KQ5 di Jalan Hertasning Raya. Dirinya yang sebelumnya berprofesi sebagai PNS, sebagai guru seni di SMA Negeri 1 Muntilan, membuat Puspo Wardoyo serius menjalani profesi barunya sebagai penjaja makanan membuat puspo menahan malu karena dicibir teman-temannya .

 

Dengan modal awal sekitar Rp700.000, Puspo membuka warung kaki lima di daerah Medan, Polonia. Usahanya tidak sia-sia. Pelan tapi pasti usahanya berkembang. Pegawainya pun bertambah. Suatu saat pegawainya tertimpa masalah. Dia terlibat utang dengan rentenir. Puspo membantunya dengan cara meminjamkan uang. Sebagai ucapan terima kasih, sang pegawai membawa wartawan sebuah harian lokal Medan. Si wartawan yang merupakan sahabat suami pegawai yang ditolong Puspo kemudian menuliskan profilnya.

 

Artikel yang berjudul 'Sarjana Buka Ayam Bakar Wong Solo' ternyata awal rezeki Puspo mencapai titik kejayaannya dalam dunia kuliner. Artikel itu membawa rezeki bagi Puspo. Awal dimuat, artikel tersebut membuat banyak orang berbondong-bondong mendatangi warungnya. Kemampuan meracik dan meramu masakan didapatnya sewaktu bekerja membantu ayahnya berdagang. Kemampuannya ini terus diasah sampai sekarang. Hasilnya di Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo sekarang telah ada 50 menu. Jumlah gerai RM Ayam Bakar Wongsolo sudah lebih dari 100 outlet yang tersebar diantaranya di Medan, Banda Aceh, Padang, Solo, Denpasar, Pekanbaru, Surabaya, Semarang, Jakarta, Malang, Yogyakarta, serta merambah Sulawesi, bahkan telah menjamur di beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. (*)

Beri nilai item ini
(0 penilaian)

Leave your comments

Post comment as a guest

0
terms and condition.
  • No comments found